Jumat, April 17, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Imam Projo Desak Pemerintah Selesaikan Masalah di Papua

15 Juli 2015
in Nusantara, Pilihan Editor
Reading Time: 1 min read
Imam Projo Desak Pemerintah Selesaikan Masalah di Papua

Masyrakat Adat Papua

Katoliknews.com – Para pastor dari lima Keuskupan di Papua menyatakan keprihatinannya terhadap berbagai persoalan yang sering terjadi di wilayah itu, seperti pendidikan, kesehatan dan tindak kriminal lainnya.

Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Agats, Keuskupan Timika, Keuskupan Manokwari-Sorong, dan Keuskupan Jayapura, telah mengadakan temu Imam Diosesan di Jayapura pada 30 Juni hingga 5 Juli 2015.

“Pada kesempatan itu, kami mengangkat sejumlah hal yang menjadi keprihatinan dengan harapan akan menjadi perhatian bersama oleh Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat,” kata RD Neles Tebay dari Keusukupan Jayapura mewakili puluhan pastor lainnya di Kota Jayapura, Papua, Senin, 13 Juli 2015.

Menurut dia, selama pertemuan itu mereka membuat refleksi pribadi dan saling memperkaya satu sama lain, melalui kehadiran, doa, dan studi bersama.

Kemudian berdasarkan pelayanan umat atau masyarakat yang hidup di pulau-pulau, pesisir pantai, dataran rendah dan lereng-lereng gunung dalam wilayah Papua dan Papua Barat ada sejumlah hal yang mereka temui dan rasakan langsung.

Baca Juga

In Memoriam Pater Nico Syukur Dister OFM

Kehilangan yang Membentuk: Refleksi tentang Teologi Pater Nico Syukur Dister OFM

Obituari Pater Nico Syukur Dister OFM: Guru Fransiskan, Cahaya yang Tetap Menuntun dari Fajar Timur

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

“Melalui ceramah, sharing berdua, diskusi kelompok dan pleno, kami mendalami suka duka umat atau masyarakat di tanah Papua dalam terang kitab suci dan ajaran sosial gereja,” katanya.

Neles Tebay menyebutkan pemerintah memang berhasil membangun gedung-gedung sekolah, baik untuk SD hingga SMA dari kota hingga di kampung-kampung terpencil dan terisolir.

Namun, proses belajar mengajar tidak berjalan baik karena tidak ada guru yang mengajar sehingga anak-anak usia sekolah tidak mendapatkan haknya dan terpaksa diluluskan sekalipun tidak tahu membaca dan menulis.

“Kami tidak bisa menerima situasi dan kenyataan ini, karena jelas-jelas merupakan pembiaran, penipuan, pembodohan dan pembunuhan karakter,” kata dia. (ANTARA/Katoliknews)

Tags: Gereja Katolik di Papuakekerasan di PapuaPastor Neles Tebay
SendShare83Tweet36Send
Next Post
Paus Sampaikan Selamat Idul Fitri kepada Umat Muslim

Paus Sampaikan Selamat Idul Fitri kepada Umat Muslim

Uskup: Aneh Kalau Larang Agama Lain Beribadah

Uskup: Aneh Kalau Larang Agama Lain Beribadah

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net