Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Uskup: Jangan Menyuap Allah!

28 Juni 2016
in Headline, Nusantara
Reading Time: 1 min read
Uskup: Jangan Menyuap Allah!

Perayaan 25 tahun hidup membiara dua suster Kongregasi Dina Keluarga Suci dari Pangkalpinang (KKS) yakni Sr. Petra KKS dan Sr. Margarethis KKS, Minggu (26/6) sore.

Katoliknews – Mgr Yohanes Harun Yuwono, Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Lampung memberi pesan kepada para imam, biarawan-biarawati dan umat agat tidak menjadi pribadi yang suka menyuap, apalagi terhadap Allah.

Ia menyampaikan hal itu saat memimpin Pertaan Ekaristi syukur 25 tahun hidup membiara dua suster Kongregasi Dina Keluarga Suci dari Pangkalpinang (KKS), Sr Petra KKS dan Sr Margarethis KKS pada Minggu, 26 Juni 2o16 di Gereja Katedral St. Yosef Pangkalpinang.

“Dalam hidup mungkin kita pernah berdoa, Tuhan aku ingin mengikuti Engkau, tapi, kadang ada nazar, sumpah, juga kaul. Nazar berbeda dengan kaul. Dalam nazar ada syarat, ada suap kepada Allah. Nazar selalu berkaitan dengan untung-rugi. Semoga kita tidak menjadi orang-orang yang bernazar,” ujar Uskup Yuwono yang juga Administrator Apostolik Keuskupan Pangkalpinang.

Menurutnya, kaul tidak sama dengan nazar. Dalam kaul ada penyerahan diri tanpa syarat.

“Para suster yang menghayati kaul-kaul tak boleh kehilangan gregetnya kendati mungkin tak paham kehendak Allah,” katanya.

Baca Juga

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

Ia menambahkan, “Jangan kehilangan semangat untuk terus membaharui diri di jalan panggilan ini.”

Terkait panggilan religius yang disebutnya panggilan untuk “merantau” baik secara fisik maupun spiritual, ia mengingatkan para suster dan imam yang hadir untuk selalu memiliki iman dan jiwa pemberani.

“Para perantau spiritual akan menjadi orang beriman militan yang tak akan terpesona oleh keindahan dunia dengan segala gegap-gempitanya. Yakinlah, Tuhan tetap menyertai,” kaanya.

Di ujung homilinya, ia berpesan agar semua umat beriman setia dengan panggilan hidup masing-masing, baik sebagai awam maupun religius.

“Allah yang kita imani adalah setia, maka kita pun dipanggil untuk setia dengan komitmen yang telah diikrarkan kepada Allah,” tutupnya.

Stef TP/Katoliknews

Tags: Uskup Tanjungkarang
SendShare29Tweet16Send
Next Post
Bimas Katolik : Gereja Perlu Terus Membangun Habitus Dialog Persuasif

Bimas Katolik : Gereja Perlu Terus Membangun Habitus Dialog Persuasif

Paus Fransiskus: Gereja Katolik Harus Minta Maaf Kepada Kaum Gay

Paus Fransiskus: Gereja Katolik Harus Minta Maaf Kepada Kaum Gay

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net