Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Feature

Pasca 48 Tahun Menumpang di Gereja Oikumene, Umat Stasi Lampur Kini Rintis Pembangunan Gereja

22 Agustus 2016
in Feature, Headline
Reading Time: 1 min read
Pasca 48 Tahun Menumpang di Gereja Oikumene, Umat Stasi Lampur Kini Rintis Pembangunan Gereja

Upacara peletakan batu pertama pembanguan Gereja Stasi Lampur, Keuskupan Pangkalpinang. (Foto: Antonius Abu)

Katoliknews.com  – Selama 48 tahun, umat Stasi Kristus Raja Lampur, Bangka Tengah, Keuskupan Pangkalpinang merayakan Misa atau ibadat lain di sebuah Gereja Oikumene, milik Katolik dan jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Namun, pada Minggu, 21 Agustus 2016, stasi yang masuk dalam wilayah Paroki St Bernadeh itu mengukir sejarah baru, dengan diadakannya upacara peletakan batu pertama pembangunan Gereja mereka.

Vikjen Keuskupan Pangkalpinang, Romo Nugroho Krisusanto SS.CC memimpin upacara itu.

Romo Vincent Tamba Pr, Pastor Paroki St Bernadeth mengatakan, ke depan umat di stasi wilayah bekas tambang timah itu akan merayakan Misa dan ibadat lainnya di Gereja sendiri.

“Puji syukur kepada Tuhan, umat Stasi Lampur akan mempunyai Gereja sendiri,” ujar Romo Vincent kepada katoliknews.com, Minggu.

Baca Juga

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

Ia menjelaskan, selama ini umat Stasi Lampur sangat ingin mempunyai Gereja sendiri.

“Oleh karena itu, mereka berusaha dengan mengumpulkan uang, selain juga mencari dana dari para donator. Tujuannya agar mereka mempunyai Gereja sendiri,” ujar Romo Vincent.

Untuk diketahui, sebelum ditetapkan sebagai bagian dari Paroki St Bernadeth, Stasi Lampur masuk dalam wilayah Paroki Katedral St Yoseph, Pangkalpinang.

Pada awal 2000, stasi ini diserahkan ke Paroki Fransiskus Xaverius, Koba.

Dan, pada tanggal 07 Oktober 2006, Stasi Lampur baru resmi menjadi wilayah dari Paroki St Bernadeth, yang merupkan paroki ketiga belas di Keuskupan Pangkalpinang.

Selama memanfaatkan Gereja Oikumene, umat Stasi Lampur dilaporkan tidak pernah terlibat konflik dengan jemaat HKBP, terutama terkait pembagian waktu penggunaan Gereja.

Antonius Abu/Katoliknews

Catatan Redaksi: Berita ini mengalamai pembaruan pada Senin, 22 Agustus 2016, pukul 18.20 WIB, terkait kesalahan penulisan, di mana sebelumnya tertulis bahwa Stasi Lampur memanfaatkan Gereja Oikumene selama 30 tahun. Padahal, sebenarnya, 48 tahun. Dengan demikian, kesalahan telah diperbaiki.

Tags: Keuskupan Pangkalpinangpembangunan Gereja
SendShare241Tweet38Send
Next Post
Keuskupan Agung Jakarta Akan Resmikan Komisi Keadilan dan Perdamaian

Keuskupan Agung Jakarta Akan Resmikan Komisi Keadilan dan Perdamaian

Jelang IYD 2016, Tim Pubdok Manado Gelar Pelatihan Video Jurnalistik

Jelang IYD 2016, Tim Pubdok Manado Gelar Pelatihan Video Jurnalistik

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net