Selasa, April 14, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Antaragama

Kelompok Katolik Kecam Pembubaran Misa Arwah di Solo

10 September 2016
in Antaragama, Headline
Reading Time: 1 min read
Kelompok Katolik Kecam Pembubaran Misa Arwah di Solo

(Gambar Ilustrasi)

Katoliknews.com – Kelompok Katolik yang tergabung dalam Forum Masyarakat Katolik Indonesia dan Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Surakarta mengecam pembubaran Misa arwah oleh sekelompok orang di Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah pada Selasa 6 September 2016 lalu.

Sebagaimana dilansir Tribunsolo.com, pada Kamis 8 September, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Surakarta, J. Antonius Bambang Tri Antono, melalui sebuah ‘pernyataan sikap bersama’ mengatakan bahwa ada beberapa hal inti yang menjadi dasar bagi kelompok Katolik mengecam aksi tersebut.

Sebagaimana tertulis dalam sebuah pernyataan sikap tersebut, disebutkan bahwa meski hidup dalam perbedaan, semua manusia memiliki satu Allah. Lantas, setiap manusia harus menerima kebersamaan dan keragaman.

Kemudian,agama seharusnya menjadi ruang relegiositas yakni sebagai tempat penyembahan manusia kepada misteri yang kudus.

Namun terkait kejadian ini, demikian isi pernyataan sikap tersebut, agama justru masuk ke ranah politik yang bermuatan kepentingan sesaat, yang berpotensi menimbulkan berbagai kekerasan.

Baca Juga

In Memoriam Pater Nico Syukur Dister OFM

Kehilangan yang Membentuk: Refleksi tentang Teologi Pater Nico Syukur Dister OFM

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Lebih lanjut, tindakan intoleransi yang mengedepankan kekerasan disebut oleh kelompok Katolik itu sebagai suatu hal yang bertentangan dengan hakekat manusia.

Berdasarkan Pasal 29 UUD 1945 juga, lanjut isi pernyataan itu, Kota Surakarta yang merupakan bagian dari negara Indonesia berkewajiban melindungi kebebasan beragama dan menjunjung tinggi pemahaman multikultural yang merupakan warisan leluhur.

Pada poin terakhir pernyataan itu, kelompok Katolik meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap setiap kelompok yang melakukan intimadasi terhadap agama lain sebagaimana yang terjadi di Solo.

Sebelumnya, Camat Laweyan, Hendro Pramono, mengatakan bahwa peristiwa ini sudah diselesaikan secara baik-baik. Pihaknya berharap peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

“Ini hanya salah paham, sudah diselesaikan dengan baik-baik,” kata Hendro.

Peristiwa pembubaran misa arwah itu terjadi pada malam hari, saat seorang umat bernama Ursula Yanita mengadakan misa arwah ibunya, Lestari, di Pendapa Kelurahan Penumping.

Saat misa arwah tengah berlangsung, sekelompok orang datang ke tempat itu dan membubarkan misa secara paksa.

Roby Sukur/Katoliknews

Tags: Forum Masyarakat Katolik IndonesiaPembubaran misa arwah di SoloPemuda Katolik Komisariat Cabang Kota SurakartaPenyataan Sikap Terkait pembubaran misa arwah di Solo
SendShare37Tweet18Send
Next Post
Saya Katolik, Tapi Ikut “Merayakan” Ramadan dan Idul Fitri

Kasih Kerahiman Bapa yang Berlimpah

Komnas HAM: Intoleransi Tidak Boleh Kita Biarkan!

Komnas HAM: Intoleransi Tidak Boleh Kita Biarkan!

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net