Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Antaragama

Jokowi: Cepat Tangani Kasus Bom di Gereja di Samarinda

14 November 2016
in Antaragama, Headline, Nusantara
Reading Time: 1 min read
Jokowi: Cepat Tangani Kasus Bom di Gereja di Samarinda

Sejumlah kendaraan sepeda motor mengalami kerusakan akibat ledakan bom molotov di halaman Gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu, 13 November 2016. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Tragedi bom Molotov di depan Gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur pada Minggu, 13 November 2016 menyisahkan duka, sekaligus keresahan.

Merespon kasus itu, Presiden Joko Widodo sudah meminta kepolisian segera mengusut kasus tersebut.

“Saya sudah perintahkan Kapolri untuk segera ditangani dan dilakukan sebuah penegakan hukum yang tegas, mengusut secara tuntas pelaku,” ujar Jokowi, Minggu.

Sebagaimana diberitakan, bom molotov meledak di depan gereja Oikumene yang terletak di Jl Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Lo Janan Ilir, Samarinda.

Divisi Humas Mabes Polri menyebut korban berjumlah 5 orang.  Lima orang korban luka-luka diketahui masih anak-anak.

Baca Juga

Kehilangan yang Membentuk: Refleksi tentang Teologi Pater Nico Syukur Dister OFM

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Belum diketahui apa motif pelaku melempar bom molotov saat jemaat baru saja usai melaksanakan ibadah.

Kapori Jenderal Tito Karnavian sebelumnya mengatakan, pelaku adalah mantan napi yang terkait jaringan bom buku di Jakarta tahun 2011 silam.

“Pelaku sudah ditangkap. Napi kasus teror bom Puspitek di Serpong dan terkait bom buku di Jakarta 2011,” kata Tito.

Sementara itu, salah satu saksi mata, Monica, menuturkan, saat kejadian, dia tengah mengikuti ibadah dan duduk di deretan kursi jemaat paling belakang.

Ketika pendeta tengah menyampaikan khotbah, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari pelataran gereja.

“Kejadiannya secara tiba-tiba, bunyinya keras dan seluruh jemaat berlarian,” kata Monica.

Katoliknews

Tags: bom di SamarindaPresiden Joko Widodoteror bom di Gereja
SendShare25Tweet16Send
Next Post
Penistaan Agama: Reaksi Berbeda Antara Bom di Samarinda dan Kasus di Jakarta

Penistaan Agama: Reaksi Berbeda Antara Bom di Samarinda dan Kasus di Jakarta

Presiden Jokowi Ajak Mayoritas dan Minoritas Tetap Bersatu

Presiden Jokowi Ajak Mayoritas dan Minoritas Tetap Bersatu

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net