Kamis, April 16, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Antaragama

Ormas Islam Bubarkan Acara Kebaktian Jemaat Protestan di Bandung

6 Desember 2016
in Antaragama, Headline, Pilihan Editor
Reading Time: 1 min read
Ormas Islam Bubarkan Acara Kebaktian Jemaat Protestan di Bandung

Petugas Sabuga ITB tengah berusaha melepaskan baliho dan spanduk acara KKR Natal 2016 di Bandung, Selasa (6/12) yang ditolak oleh kelompok penentang dari ormas keagaamaan. (Foto: KBR/Arie N.

Katoliknews.com – Gabungan organisasi keagamaan Islam berunjuk rasa  menolak digelarnya kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal 2016 yang dilaksanakan di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Jalan Tamansari, Bandung, Selasa, 6 Desember 2016.

Mereka berdalih kegiatan keagamaan harusnya digelar di gereja dan bukan di gedung atau fasilitas umum.

Menurut salah satu ketua kelompok penentang dari  Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Jabar,  Mohammad Roin Balad, jika fasilitas umum digunakan untuk kegiatan keagamaan, maka itu melanggar Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

“Ketika KKR mereka mengundang juga agama lain selain Kristen, sedangkan dalam SKB tiga menteri sudah jelas bahwa sebuah keyakinan agama tidak boleh mengundang atau mengajak agama lain ke kegiatan agamanya. Apalagi dilakukan secara massive dan terbuka seperti ini,” katanya seperti dilansir KBR.id.

Ia menjelaskan, dugaan adanya ajakan kepada umat agama lain saat KKR itu berdasarkan gelaran kegiatan serupa terdahulu yang dipantaunya.

Baca Juga

Trump Menolak Berdamai dengan Paus Leo XIV: Gedung Putih dan Vatikan Memanas

In Memoriam Pater Nico Syukur Dister OFM

Kehilangan yang Membentuk: Refleksi tentang Teologi Pater Nico Syukur Dister OFM

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Ia mengatakan, selain itu pelaksanaan KKR Natal 2016 di Sabuga ITB tersebut penuh dengan kebohongan seperti belum adanya izin dari Kementerian Agama serta lembaga hukum lainnya dan tidak sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

“Mereka awalnya mengaku akan menggelar acara jam 18.30 WIB tapi tahunya digelar jam 13.00. Itu kan sudah berdusta,” ujar Roin.

Roin juga mempertanyakan keberadaan Pendeta Steven Tong yang mengisi KKR Natal tersebut.

Akibat hal itu, kemudian disepakati bahwa acara KKR Natal dihentikan sampai pukul 15.00 WIB dan acara malam hari dibatalkan.

Perwakilan penyenggara KKR Natal 2016, Tjoeng menjelaskan, penggunaan Sabuga ITB lantaran tempat ibadah yang dimilikinya kecil dan tidak bisa menampung massa.

Dia meminta maaf jika kegiatan tersebut dinilai berdampak negatif.

Katoliknews

SendShare351Tweet37Send
Next Post
TPDI: Proses Peradilan Kasus Ahok Mesti Bebas dari Tekanan

TPDI: Proses Peradilan Kasus Ahok Mesti Bebas dari Tekanan

Bencana Alam dan Ketakberdayaan Manusia

Petaka Konsumerisme

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net