Rabu, April 15, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

35 Siswa Lakukan Pengrusakan Terhadap Fasilitas Asrama Paroki St Maria Fatima Betun

14 Januari 2017
in Headline, Nusantara
Reading Time: 1 min read
35 Siswa Lakukan Pengrusakan Terhadap Fasilitas Asrama Paroki St Maria Fatima Betun

Polsek Malaka Tengah mengamankan para siswa pelaku pengrusakan terhadap fasilitas asrama Paroki Betun (Foto: Pos Kupang)

Katoliknews.com – Aparat polsek Malaka Tengah mengamankan 35 pelajar tingkat SMP dan SMA karena melakukan pengrusakan terhadap asrama paroki St Maria Fatima Betun, Keuskupan Atambua, Nusa Tenggara Timur, Jumat 13 Januari 2016.

Sebagaimana dilansir Pos Kupang, Pastor Edmundus Sako, Pr selaku Kepala Asrama mengisahkan, para siswa ini sering melanggar aturan sekolah dan asrama, seperti sering tidak mengikuti misa pagi, tidak ikut senam pagi, ketahuan suka keluar malam, berpesta miras dan berjudi.

Karena sering melanggar aturan inilah ia dengan berat hati mengeluarkan ke-35 siswa tersebut.

Tak terima dikeluarkan, mereka malah bertindak tak terduga yakni melakukan pengrusakan terhadap fasilitas asrama.

“Saya berpikir kenalan mereka sudah melewati batas, oleh karena itu saya meminta bantuan polisi untuk mengamankan sekaligus memberikan pembinaan kepada para murid yang bersekolah di SMP Sabar Subur, SMP Kristen, SMA Sinar Pancasila dan SMK Wilibrodus ini,” ungkapnya.

Baca Juga

In Memoriam Pater Nico Syukur Dister OFM

Kehilangan yang Membentuk: Refleksi tentang Teologi Pater Nico Syukur Dister OFM

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Akibat ulah para siswa nakal ini, Pastor Edmund memperkirakan kerugian yang diderita pihak asrama mencapai Rp 2 juta.

Dirinya telah meminta pihak orang tua para siswa tersebut agar segera mengganti barang yang rusak, pasalnya barang-barang tersebut merupakan aset Yayasan dan bukan miliknya pribadi.

“Saya minta orang tua para siswa ini patungan dan mengganti semua fasilitas yang dirusak. Jika tidak ada niat baik dari orang tua, kita akan proses lanjut kasus ini,” ujarnya dengan nada tegas.

Sementara itu, Kapolsek Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Iptu Frid Mada menjelaskan, pihaknya baru mengamankan para tersebut siswa pasca liburan sekolah.

“Kita hanya memberikan pembinaan saja setelah itu kita pulangkan. Kita sangat menyesali sikap para siswa ini yang suka miras, berjudi dan terakhir merusak fasilitas asrama,” pungkas Frid.

Ia mengatakan, setelah diamankan para siswa tersebut selanjutnya diberikan pembinaan agar mengubah sikap mereka.

Kemudian mereka akan dikembalikan kepada pihak sekolah dan orang tua mereka masing-masing untuk diberikan pembinaan lanjutan.

 

Yohanes Trisno/Katoliknews

Tags: AtambuaBetunMalakaParokiPengrusakanSiswa
SendShare72Tweet22Send
Next Post
Katedral Creteil, Gereja Unik Berbentuk UFO di Dekat Sungai Seine

Katedral Creteil, Gereja Unik Berbentuk UFO di Dekat Sungai Seine

Untuk Ketiga Kalinya Dalam Tiga Bulan Terakhir, Gereja Gembala Baik Batu Hadapi Ancaman Teror

Untuk Ketiga Kalinya Dalam Tiga Bulan Terakhir, Gereja Gembala Baik Batu Hadapi Ancaman Teror

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net