Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

KWI: Gereja Katolik Terus Inklusif dengan Agama Lain

17 November 2017
in Headline, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Ketua KWI Perihatin dengan Kasus di Tanjung Balai

Mgr Ignatius Suharyo. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Mgr Ignatius Suharyo, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)  mengatakan, Gereja Katolik  terus membuka diri, membangun dialog dengan agama lain.

Dialog ini penting untuk membangun sikap saling mengenal satu sama lain, meruntuhkan berbagai kecurigaan dan mengikis fanatisme.

Kata Mgr Suharyo, dengan dialog, gereja ingin meneruskan misi Tuhan yaitu merobohkan tembok-tembok pemisah dan membangun jembatan persahabatan dengan semua orang demi terwujudnya persaudaraan sejati yang mengarah pada hidup bersama yang lebih damai dan tentram.

Persaudaraan, lanjutnya,  ini diperkuat dengan melakukan kegiatan kekeluargaan dan kemanusiaan seperti silaturahmi saat perayaan hari besar keagamaan, bakti sosial lintas Iman, pertemuan rutin para tokoh lintas agama dan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat.

“Hidup bertetangga dengan baik. Lakukan tindakan kreatif dalam amalkan Pancasila yang miliki gagasan, gerakan dan transformasi sosial. Jika terkait pendidikan, kesehatan itu gerakan tradisional tetapi memang akan terus dijalankan,” kata Mgr Suharyo saat konferensi pers hasil sidang tahunan KWI 2017 di Kantor KWI di Jakarta, Kamis, 16 November 2017.

Baca Juga

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati, Kebersihan Ekologis

Hadir mendampingi Mgr Suharyo dalam konferensi pers tersebut, Sekretaris Jendral KWI Mgr Antonius Subianto Bunjamin dan Sekretaris Komisi Keadilan, Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau Romo Paulus Christian Siswantoko.

Hasil sidang menyatakan bahwa Gereja Katolik di nusantara hadir lewat pendidikan, pelayanan, kesehatan dan tindakan amal-amal kasih. Saat ini wajah Gereja dalam bidang-bidang tersebut ingin terus ditampilkan dengan meningkatkan mutu pelayanan bagi semua orang.

Melalui pendidikan, Gereja juga dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila di kalangan anak-anak dan kaum muda, sehingga makin baik dan benar memahami gagasan Pancasila dan makna nilai-nilainya. Hal ini diharapkan membuat generasi muda mau dan mampu membuat gerakan bersama yang memperkuat persaudaraan.

Pernyataan ini disampaikan Mgr Suharyo berdasarkan pesan sidang yang menyimpulkan Panggilan Gereja Membangun Tata Dunia. KWI sendiri telah menyelenggarakan sidang tahunan pada tanggal 6 hingga 16 November 2017 di Jakarta. Sidang dimulai dengan hari studi yang mengangkat tema Gereja yang Relevan dan Signifikan: Panggilan Gereja Menyucikan Dunia.

“Gerakan kreatif ini dalam Gereja Katolik perlu dipikirkan oleh tiap masing-masing Keuskupan. Karena kehadiran gereja di tiap Keuskupan di daerah berbeda-beda antara yang satu dan yang lain,” ujar Mgr Suharyo.

Aria

Tags: dialog antaragamaKWI
SendShare172Tweet48Send
Next Post
Cara Khas Umat Katolik di Kuta Utara Setiap Merayakan Natal

Ini Pesan Natal 2017 KWI dan PGI

Akhirnya Gereja Katolik dan HKBP di Lampur, Resmi “Bercerai”

Akhirnya Gereja Katolik dan HKBP di Lampur, Resmi “Bercerai”

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net