Selasa, April 14, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Suster Aktivis Perempuan di Labuan Bajo Dikunjungi Perwakilan Kedutaan Amerika

14 Agustus 2019
in Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Suster Aktivis Perempuan di Labuan Bajo Dikunjungi Perwakilan Kedutaan Amerika

Sr Maria Yosephina Pahlawati SSpS sedang berdiskusi bersama perwakilan dari Kedutaan Amerika yang mengunjungi lembaga yang ditanganinya di Labuan Bajo, Selasa, 13 Agustus 2019. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Suster pemerhati masalah kekerasan terhadap perempuan, Sr Maria Yosephina Pahlawati SSpS yang berkarya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mendapat kunjungan dari pihak Kedutaan Amerika Serikat pada Selasa, 13 Agustus 2019.

Sr Yosephina, Kordinator JPIC Kongregasi SSpS di Flores Barat itu mengatakan kepada Katoliknews.com, dalam kunjungan itu ia ditanyai terkait aktivitasnya dalam membantu para perempuan korban kekerasan.

“Mereka bertanya tentang apa saja yang kami lakukan dan kendala-kendala di lapangan,” katanya.

Sr Yosephina, yang menangani  Rumah Singgah St Theresia, shelter bagi perempuan korban kekerasan dikenal aktif membantu para perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, perdagangan orang (human trafficking) dan korban kekerasan seksual.

BACA: Suster di Labuan Bajo: Terus Berjuang Demi Kemanusiaan

Ia menyatakan, dalam perbincangan dengan perwakilan dari Kedutaan Amerika, ia mengungkap sejumlah kendala, seperti masih kurangnya kesadaran masyarakat terkait upaya melawan kekerasan, juga lemahnya komitmen pemerintah dalam upaya memberi penyadaran kepada masyarakat.

Baca Juga

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Romo Lorens Sopang: Rumah Keuskupan Merupakan Simbol Tanggung Jawab Besar Uskup

“Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat misalnya berkali-kali menyatakan perang melawan human trafficking, tetapi sejauh ini tidak ada langkah yang jelas untuk melakukan itu. Di level omongan memang oke, tetapi di level pelaksanaan kurang,” katanya.

Ia mengatakan, komitmen pemerintah mesti turun sampai ke hal-hal praktis yang menyentuh akar persoalan.

Ia menyatakan, pihak Kedutaan Amerika masih berada di Labuan Bajo dalam beberapa hari ini dan menggelar diskusi bersama sejumlah pihak, termasuk dengan dirinya.

“Saya bersyukur bahwa makin banyak orang yang perhatian pada isu-isu yang kami tangani. Harapan kami semua orang ikut bergerak pula melangkah bersama demi melawan berbagai bentuk kekerasan,” tandasnya.

Tags: human traffickingSr Maria Yosephina Pahlawati SSpS
SendShare58Tweet29Send
Next Post
Umat Katolik Merauke Rayakan 144 Tahun Gereja Katolik Masuk Papua Selatan

Umat Katolik Merauke Rayakan 144 Tahun Gereja Katolik Masuk Papua Selatan

Satu Klik untuk Satu Miliar: Kisah Albertus Gregory Tan Membantu Gereja St. Clara, Bekasi

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net