Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Antaragama

Gelar Acara Ngobrol Perdamaian, Cara Pemuda Lintas Agama di Semarang Pererat Persaudaraan

19 Agustus 2019
in Antaragama
Reading Time: 2 mins read
Setelah Dididik di Sekolah Katolik, Gadis Muslim Ini Mengaku Imannya Makin Kuat

Ilustrasi toleransi beragama

Katoliknews.com – Acara Ngobrol Perdamaian (Ngopi) menjadi momen bagi pemuda lintas agama di Semarang, Jawa Tengah untuk makin mempererat persaudaraan.

Acara itu digelar di halaman Gereja St Theresia Bongsari Jl Puspowarno Raya Semarang, Sabtu, 17 Agustus 2019, mulai pukul 15.00 hingga tengah malam.

Inisiatornya adalah Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) Kevikepan Semarang, Komisi Kepemudaan Kevikepan Semarang bekerja sama dengan Persaudaraan Lintas Agama Kota Semarang dan Gusdurian.

Seperti dilansir Suara Merdeka, acara itu merupakan ungkapan rasa syukur atas HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74.

Selain ngobrol, para pemuda membangun kerukunan dengan bermain, Misa kreatif, sarasehan kebangsaan, belajar tentang kopi, serta pentas seni.

Baca Juga

“Apa Tujuan Puasa Katolik? Apakah Wajib?” Ini Jawaban Pakar Hukum Gereja

Pemuda Katolik Sanggau Kalbar Salurkan Bantuan Kloset Fiber

Bupati Maluku Tenggara Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Vox Point Indonesia Gelar Doa Lintas Agama, Menag Sebut Pandemi Dorong Sisi Humanisme Agama Jadi Lebih Kuat

Upaya membangun keakraban dilakukan dengan mengadakan permainan seperti karet wajah, estafet karet gelang, makan krupuk, dan balap karung.

Setelah perlombaan, para peserta berbincang dalam sarasehan dengan pembicara Dewi Prasida, sosok yang dikenal sebagai gadis berjilbab yang pernah bersalaman dengan Paus Fransiskus di Vatikan.

Dewi mengungkapkan perjuangan untuk membangun kerukunan penuh tantangan.

Ia mengatakan, upaya itu tidak lepas dari kecurigaan dan komentar negatif dari berbagai pihak terkait aktivitas bersama dengan umat beragama lain.

”Bagi kita yang masih bisa berpikir waras (perlu) mengajak orang muda terus mengembangkan semangat toleransi,” katanya.

Rm Eduardus Didik Chahyono SJ, Pastor Paroki St Teresia Bongsari yang juga Komisi HAK Keuskupan Agung Semarang mengatakan, acara ini dapat dijadikan upaya mendukung fokus pembangunan pemerintah saat ini yang ingin mengembangkan Sumber Daya Manusia agar menjadi unggul sehingga Indonesia makin maju.

Kegiatan Ngopi, kata dia, diharapkan dapat mencerdaskan orang-orang muda dalam menghayati agama dan mendewasakan dalam pergaulan dengan teman-temannya yang menghayati agama berbeda.

”Dengan kecerdasan beriman, kedewasaan dan kematangan diri, harapannya orang muda dapat lebih berkontribusi membangun Indonesia,” katanya.

Acara ini dimeriahkan juga oleh tampilan rebana dari Pondok Pesantren Raudhatul Solihin Sayung Demak, nyanyian dari Vitalen, Remaja Gereja Bongsari dan Tari Sufi dari Pondok Pesantren Al-Islah.

Hadir dalam acara itu Bambang Suranggono mewakili Wali Kota Semarang, tokoh lintas agama, mahasiswa IAIN Kudus, pemuda Hindu, Budha, Katolik, Kristen, dan warga masyarakat.

Tags: dialog antaragama
SendShare347Tweet61Send
Next Post
Manokwari Ricuh, Jemaah Haji Papua Minta Tokoh Lintas Agama Bersatu

Manokwari Ricuh, Jemaah Haji Papua Minta Tokoh Lintas Agama Bersatu

TNI dan Tentara dari Negara Lain Kompak Nyanyikan Lagu Rohani Berbahasa Indonesia

TNI dan Tentara dari Negara Lain Kompak Nyanyikan Lagu Rohani Berbahasa Indonesia

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net