Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

STFT Widya Sasana Malang Rintis Program Studi Doktor Teologi

27 Agustus 2019
in Nusantara
Reading Time: 2 mins read
STFT Widya Sasana Malang Rintis Program Studi Doktor Teologi

STFT Widya Sasana Malang. (Foto: Ist)

Kini, Gereja Katolik Indonesia memiliki program doktor untuk jurusan teologi. Program ini dirintis oleh Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang, Jawa Timur, demikian laporan media Katolik Asia, Ucanews.com.

Peluncuran program studi tersebut dilakukan pada Jumat, 23 Agustus 2019, yang ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan dari Sekertaris Ditjen Bimas Katolik , Aloma Sarumaha kepada Rektor STFT Widya Sasana, Romo Fransiskus Xaverius Eko Armada Riyanto CM.

Romo Armada mengatakan, program doktor teologi ini secara historis merupakan yang pertama di lingkup Pendidikan Tinggi Katolik di Indonesia. 

Ia menyebut, hal ini sebagai langkah maju bagi Gereja Katolik Indonesia.

“Dari sisi Gereja Katolik, kebutuhan akan doktor teologi itu sangat konkret,” katanya kepada Ucanews.com.

Baca Juga

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Romo Lorens Sopang: Rumah Keuskupan Merupakan Simbol Tanggung Jawab Besar Uskup

Jelang Kunjungan Paus, Tokoh-Tokoh Agama Deklarasi Komitmen untuk Peduli Persoalan Lingkungan

Menurut Romo Armada, mereka membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk mempersiapkan semua persyaratan, antara lain ketersediaan dua guru besar dan tiga lektor kepala.

Meskipun demikian, katanya, pemerintah memberi kemudahan kepada mereka untuk merekrut dosen tidak tetap, antara lain Profesor Dr. Adrianus Sunarko OFM – yang juga berkarya sebagai Uskup Pangkalpinang dan ketua Komisi Teologi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

“Nanti pada gilirannya bila program ini sudah berlangsung, pasti akan melibatkan pakar-pakar teologi dari institusi-institusi di seluruh Indonesia dan luar negeri,” kata Romo Armada.

Ia menambahkan bahwa Program Doktor Teologi akan dimulai pada awal September dan diikuti oleh sekitar 12 mahasiswa.

Mgr Sunarko yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Teologi pada Mei lalu di STFT Driyarkara di Jakarta menyambut baik peluncuran Program Doktor Teologi tersebut.

“Bagus sekali. Kita menyambut dengan sukacita karena ada kemungkinan untuk studi teologi yang lebih baik, di tingkat yang lebih tinggi,” katanya kepada ucanews.com.

Ia berharap program studi tersebut mampu mengembangkan refleksi-refleksi teologis kontekstual, yang  selalu menanggapi tantangan-tantangan baru yang dihadapi orang beriman di Indonesia. 

“Yang pasti, misalnya, tantangan dalam menghadapi pluralisme atau keanekaragaman dan relasi dengan penganut agama-agama lain serta masalah ekologi dan kemiskinan,” katanya.

“Itu mungkin tiga tantangan yang akan terus dihadapi, bagaimana teologi bisa menyumbangkan refleksi-refleksinya terutama refleksi soal kebangsaan dan Pancasila,” lanjut Mgr Sunarko.

Tags: teologi
SendShare349Tweet121Send
Next Post
“Arogansi Satpol PP Bubarkan Ibadah Melukai Hati”

“Arogansi Satpol PP Bubarkan Ibadah Melukai Hati”

“Tuhan Yesus, Pak Jokowi Tolong Kami,” Teriak Ibu-ibu yang Dibubarkan Saat Sedang Ibadah

Hal yang Penting Diketahui Terkait Kasus Pembubaran Ibadah di Riau

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net