Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Kisah Habibie yang Pernah Shalat di Gereja

"Ada alunan musik gereja. Dan saya akhirnya menunaikan salat di gereja," kata Habibie

12 September 2019
in Headline, Inspiratif
Reading Time: 1 min read
Kisah Habibie yang Pernah Shalat di Gereja

BJ Habibie. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Mantan Presiden RI ketiga, BJ Habibie menghembuskan nafas terakhir pada Rabu, 11 September 2019.

Ia meninggal dalam usia 83 tahun.

Ada banyak tentang sosok yang dikenal sebagai negarawan tersebut. Salah satunya tentang bagaimana ia pernah shalat di Gereja. Hal itu terjadi kala ia mengenyam pendidikan di Jerman pada kurun waktu 1955-1973.

Ditemani alunan musik gereja dan kicauan burung gereja, Rudi Habibie, panggilan akrab dia saat itu, berdoa dengan cara Islam di dalam gereja.

“Di sana (Jerman), tidak ada masjid atau pun musala karena mayoritas warga di sana beragama Katolik. Sehingga sangat sulit bagi saya  menemukan tempat beribadah dan mengadu kepada Tuhan,” kata Habibie melalui video singkat yang viral di media sosial, Kamis, 12 September 2019.

Baca Juga

Obituari Pater Nico Syukur Dister OFM: Guru Fransiskan, Cahaya yang Tetap Menuntun dari Fajar Timur

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

Habibie muda berkisah, ia yang ingin sekali menenangkan diri dan ingin mengadu kepada Tuhan terutama saat kerinduannya membuncah pada kedua orangtuanya di tanah air, akhirnya nekat masuk ke dalam Gereja.

“Saya akhirnya ke gereja lalu saya berkata, ‘Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa, gedung ini dibuat oleh manusia yang mencintai-Mu dan saya juga mencintai-Mu. Perkenankan saya untuk masuk dan berdoa dengan cara saya sendiri. Saya ingin berdoa untuk keluarga dan bangsa saya yang saya tinggalkan di Indonesia,” kata Habibie.

Kemudian, dia memutuskan masuk ke dalam gedung gereja itu dan memilih untuk berdiri di bangku barisan belakang gereja, dekat tempat pembakaran lilin.

“Ada alunan musik gereja. Dan saya akhirnya menunaikan salat di gereja,” kenang dia.

 

Tags: BJ Habibietoleransi
SendShare6268Tweet577Send
Next Post
Habibie: Negarawan, Peletak Dasar Demokrasi

Habibie: Negarawan, Peletak Dasar Demokrasi

Tokoh Lintas Agama Tolak Revisi UU KPK

Tokoh Lintas Agama Tolak Revisi UU KPK

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net