Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Inspiratif

Menag Ajak Umat Beragama Pahami Baik-baik Ajaran Agama

15 Oktober 2019
in Inspiratif, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Menteri Agama Tegaskan Tak Ada Agama yang Mengajarkan Umat Berkonflik

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Liputan6).

Katoliknews.com – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa sudah menjadi kewajiban setiap umat beragama untuk betul-betul mampu memaknai agama pada esensi dan substansi sesungguhnya, yaitu agama yang memanusiakan manusia.

“Jangan justru malah sebaliknya. Kita beragama, tetapi justru malah merendahkan harkat martabat kemanusiaan kita. Apalagi menghilangkannya,” kata Lukman, usai acara Peluncuran Awal Sembilan Gedung Baru Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 15 Oktober 2019.

Lukman mengatakan, beragama seharusnya membuat kita semakin inklusif dan semakin mengayomi.

“Termasuk semakin bisa hidup bersama di tengah keberagaman, di tengah kemajemukan. Bukan justru semakin beragama semakin eksklusif. Tidak ada agama yang mengajarkan eksklusivisme yang sangat mementingkan berorientasi pada dirinya sendiri, atau kelompoknya sendiri,” kata Lukman seperti dikutip Kompas.id.

Pernyataannya itu menanggapi pertanyaan media terkait penyerangan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober lalu yang diduga dilakukan anggota kelompok teroris.

Baca Juga

Obituari Pater Nico Syukur Dister OFM: Guru Fransiskan, Cahaya yang Tetap Menuntun dari Fajar Timur

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Menurut Lukman, semua pihak harus bisa menarik pelajaran atau hikmah di balik peristiwa itu.

“Selain meningkatkan kewaspadaan, semua pihak mulai dari kaum cerdik cendikia, para ulama, akademisi, tokoh-tokoh, dan masyarakat untuk lebih gencar menggaungkan moderasi beragama yakni beragama yang moderat yaitu beragama yang tidak berlebih-lebihan, atau ekstrem,” kata Lukman.

Ia pun mengajak pergurun tinggi keagamaan Islam termasuk UIN Mataram, untuk mengambil peran dalam menjaga nilai-nilai keberagamaan yang diwariskan para pendahulu.

“Pergurun tinggi keagamaan Islam tidak hanya semata sebagai wadah melanjutkan jenjang bagi kaum santri yang mengenyam pendidikan di pondok pesantren atau madrasah-madrasah, tetapi juga memiliki fungsi dan tanggung jawab mengawal, menjaga, memelihara, dan merawat kehidupan beragama yang senantiasa demokrat,” katanya.

Perguruan tinggi keagamaan Islam, kata Lukman, diperlukan untuk memastikan bagaimana nilai-nilai Islam yang diyakini sempurna, bisa dipahami dan diimplementasikan sebaik-baiknya sesuai dengan situasi dan kondisi kekinian dan antisipasi masa yang akan datang.

“Dengan begitu, kita bisa menyikapi keragaman, kemajemukan, berbagai pandangan, dengan bijak sehingga tidak terperosok atau terjerumus pada bentuk pangalaman yang berlebih-lebihan,” kata Lukman.

Tags: beragama dengan benarMenteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
SendShare275Tweet80Send
Next Post
Rumah Ibadah Jadi Salah Satu Target Terduga Teroris yang Baru Ditangkap

Rumah Ibadah Jadi Salah Satu Target Terduga Teroris yang Baru Ditangkap

Gubernur Bali Imbau Tokoh Lintas Agama Berdoa Jelang Pelantikan Presiden

Gubernur Bali Imbau Tokoh Lintas Agama Berdoa Jelang Pelantikan Presiden

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net