Selasa, April 14, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Vatikan

‘Pachamama’ yang Dibuang dan Permintaan Maaf Paus

27 Oktober 2019
in Vatikan
Reading Time: 2 mins read
‘Pachamama’ yang Dibuang dan Permintaan Maaf Paus

Katoliknews.com – Pada 21 Oktober, sebuah video muncul di Youtube, di mana patung disebut Pachamama diambil dua orang tidak dikenal dari sebuah gereja di Traspontina, dekat Vatikan, tempat patung itu ditempatkan.

Patung itu kemudian dilempar di sebuah jembatan dan belakangan ditemukan di Sungai Tiber.

Kuat dugaan, pelakunya adalah dari kelompok Katolik konservatif, yang menuding patung itu sebagai berhala.

Patung itu ditempatkan di Vatikan sejak awal Oktober menjelang penyelenggaraan Sinode Amazon pada 6-27 Oktober, sebuah sinode yang melibatkan para uskup dari wilayah Amerika Latin.

Menyusul penemuan kembali patung-patung itu, Paus Fransiskus menyatakan meminta maaf atas apa yang terjadi.

Baca Juga

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Carlo Acutis dan 14 Beato Diberi Gelar Santo/Santa

Vatikan Rilis Logo dan Moto Kunjungan Paus ke Indonesia dan Sejumlah Negara di Asia Tenggara

Paus kepada para Pastor Paroki: Gereja Tidak Dapat Berjalan tanpa Pengabdian Anda

“Sebagai uskup di keuskupan ini,” kata Paus Fransiskus, yang adalah Uskup Roma, “Saya meminta maaf kepada mereka yang telah tersinggung dengan ini (keberadaan patung-patung itu),” katanya, seperti dikutip Vaticannews.va, 25 Oktober.

Paus mengatakan patung-patung itu telah ditemukan oleh polisi Italia dan tampaknya tidak rusak.

Lima patung kayu itu menyerupai seorang wanita telanjang dan hamil.

Patung-patung itu memang menimbulkan kontroversi.

Paus menyebut patung-patung itu sebagai “Pachamama,” nama yang secara tradisional diberikan kepada dewi kesuburan Andes dan secara harafiah dapat diterjemahkan sebagai “Ibu Pertiwi.”

Vatikan mengatakan patung-patung itu hanya mewakili kehidupan, kesuburan dan ibu pertiwi, dan bukan merupakan simbol agama.

Paus mengatakan penempatan patung-patung itu di gereja adalah “tanpa niat penyembahan berhala,” demikian dilansir Vaticannews.va.

Patung-patung itu pertama kali muncul pada upacara penanaman pohon tanggal 4 Oktober di taman Vatikan. Dalam upacara tersebut Paus Fransiskus ikut hadir.

Tags: PachamamaPaus Fransiskus
SendShare244Tweet146Send
Next Post
Ketua Pemuda Katolik Jawa Barat Ajak Orang Muda Berani Buka Ruang Dialog

Ketua Pemuda Katolik Jawa Barat Ajak Orang Muda Berani Buka Ruang Dialog

Wujud Bela Rasa, Keuskupan Agung Jakarta Alokasikan Kolekte Bagi Keuskupan Agats

Wujud Bela Rasa, Keuskupan Agung Jakarta Alokasikan Kolekte Bagi Keuskupan Agats

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net