Selasa, April 14, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Rawat Kebhinekaan, FKAUB di Malang Gelar Pentas Seni yang Libatkan Umat Lintas Agama

31 Oktober 2019
in Nusantara
Reading Time: 1 min read
Rawat Kebhinekaan, FKAUB di Malang Gelar Pentas Seni yang Libatkan Umat Lintas Agama

Pentas Seni lintas agama di Gereja Katolik St Maria Diangkat ke Surga di Kota Malang

Katoliknews.com – Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) di Malang, Jawa Timur menggelar pementasan seni yang melibatkan umat lintas agama pada Rabu, 30 Oktober 2019.

Acara itu yang digelar di Gereja Katolik St Maria Diangkat ke Surga di Kota Malang bertajuk “Gelar Budaya Nasional: Membingkai Kebhinekaan, Merayakan Keberagaman.”

Theresia Puji Astutik, Ketua Dewan Pastoral Paroki mengatakan, acara ini adalah bentuk perayaan keberagaman sebagai sebuah keindahan.

“Dengan identitas kita sebagai manusia sekaligus warga negara Republik Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika, adalah tugas kita untuk merayakan keberagaman yang ada,” kata Theresia seperti dikutip TimesIndonesia.co.id.

Ia mengaku terharu menyaksikan acara ini, yang dihadiri oleh sejumlah elemen masyarakat kota Malang.

Baca Juga

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Romo Lorens Sopang: Rumah Keuskupan Merupakan Simbol Tanggung Jawab Besar Uskup

“Banyak kekerasan dan kerusuhan di luar sana yang sebenarnya masalahnya tidak besar. Maka, begini kan kita lihat pemandangan ini dengan damai,” paparnya.

Theresia berharap acara ini akan terus dilaksanakan untuk menyebarkan perdamaian lebih luas.

“Kita memang harus mulai dari bawah, kalau tidak begini, ya kita tidak bisa bersatu,” katanya.

Acara ini dibuka dengan Tari Barongsai, Tari Bapang, Penampian Musik Kolintang, dan Tari Soka.

Setelah itu dilanjutkan dengan Tari Sumandak Borneo, Hadrah, Tari Tor-tor, Tari Pendet, Paduan Suara, dan Tari Sufi.

SendShare21Tweet3Send
Next Post
Pastor Magnis: Kekecewaan Pada Negara Picu Radikalisme Agama

Romo Magnis: Ketimpangan Sosial Ekonomi Jadi Cikal Bakal Radikalisme

Presiden Jokowi Ajak Mayoritas dan Minoritas Tetap Bersatu

Presiden Jokowi Usul Kaum Radikal Disebut Manipulator Agama

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net