Selasa, April 14, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Inspiratif

Ketua GP Ansor Riau Ceritakan Pengalaman Berkesan Bertemu Paus Fransiskus

6 November 2019
in Inspiratif, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Ketua GP Ansor Riau Ceritakan Pengalaman Berkesan Bertemu Paus Fransiskus

Purwaji, Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Riau berbicara dalam dialog keagamaan bersama Romo Henrikus Ngambut Oba, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Padang Pr yang digelar di Gereja Katolik dan GP Ansor Riau, Senin, 4 November 2019. (Foto: Tribun Pekanbaru)

Katoliknews.com – Purwaji, Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Riau mengisahkan pengalaman berkesannya saat bertemu langsung dengan Paus Fransiskus di Vatikan beberapa waktu lalu.

Ketika bersua dengan paus, katanya, mereka bercerita tentang kerukunan umat beragama di Indonesia dan Bapa Suci pun mengajak mereka untuk saling mendoakan.

“Paus juga menyampaikan bahwa kita semua bersaudara,” ujarnya.

Hal itu dikisahkan Purwaji saat berbicara dalam dialog keagamaan yang digelar di Paroki St. Paulus, Pekanbaru pada Senin, 4 November 2019.

Ia menjelaskan, pertemuan rombongan GP Ansor dengan Paus Fransiskus, yang terjadi pada 25 September merupakan bagian dari langkah menebar pesan perdamaian kepada siapun, dari latar belakang agama apun.

Baca Juga

Obituari Pater Nico Syukur Dister OFM: Guru Fransiskan, Cahaya yang Tetap Menuntun dari Fajar Timur

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

BACA JUGA: Ke Vatikan, GP Ansor Temui Paus Fransiskus

Dalam kunjungan itu, rombongan GP Ansor membawa misi mendukung dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama yang dideklarasikan Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar, Sheikh Ahmed el-Tayeb dalam pertemuan di Abu Dhabi pada Februari lalu.

Dokumen yang juga kini menjadi agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tahunan Konferensi Waligerja Indonesia 4-11 November, menyuarakan pentingnya Kristen dan Muslim berkolaborasi demi perdamaian dunia.

Purwaji mengatakan, GP Ansor berkomitmen pada perdamaian, yang dilakukan tidak hanya dengan pihak lain, tetapi juga di dalam organisasi mereka, dengan menekankan bahwa Islam adalah rahmatali lil ‘alamin atau cinta damai.

Ia menambahkan, Banser NU yang memiliki ribuan anggota juga berada di garis depan dalam menjaga NKRI.

“Kami selalu berupaya menebarkan pesan perdamaian lewat berbagai aktivitas dan kegiatan. Kami selalu menjaga toleransi antarumat beragama,” terangnya.

Sementara itu, Romo Henrikus Ngambut Oba Pr, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Padang, mengatakan, dalam rangka membina hubungan yang baik dengan umat agama lain, termasuk Islam, umat Katolik harus menjaga hati yang bersih.

Salah satu hal yang juga penting saat ini, jelasnya, tidak menyebarkan kabar bohong di media sosial.

“Jangan sebar berita yang tidak jelas kebenarannya,” ujar Romo Henrikus, yang melihat kabar bohong sebagai salah satu hal yang bisa memperuncing relasi antaragama.

Tags: Dokumen Abu DhabiGP AnsorKerukunan antar umat beragama
SendShare166Tweet11Send
Next Post
Umat Muslim Ikut Ramaikan Pembukaan Pesparani di Kupang

Umat Muslim Ikut Ramaikan Pembukaan Pesparani di Kupang

‘Pachamama’ yang Dibuang dan Permintaan Maaf Paus

Pemuda dari Austria Mengaku Sebagai Pelaku yang Membuang Patung Pachamama

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net