Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Umat Muslim Ikut Ramaikan Pembukaan Pesparani di Kupang

6 November 2019
in Headline, Inspiratif
Reading Time: 2 mins read
Umat Muslim Ikut Ramaikan Pembukaan Pesparani di Kupang

Umat Muslim dari Majelis Ta'lim Nurul Ihwan Kecamatan Alak membawakan musik Qasidah dalam pembukaan Pesparani tingkat Kota Kupang, Selasa, 5 November 2019. (Foto: Yohanis Tkikhau/Times Indonesia)

Katoliknews.com – Umat Muslim ikut berpartisipasi dalam kemeriahaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) di Kota Kupang, yang resmi dibuka pada Selasa, 5 November 2019.

Majelis Ta’lim Nurul Ihwan dari Kecamatan Alak hadir dalam pembukaan acara tersebut yang digelar di Gereja St Maria Asumpta Kupang.

Mereka mempersembahkan musik Qasidah di hadapan ribuan umat dan undangan. Usai tampil, mereka disambut dengan tepuk tangan meriah, demikian laporan Times Indonesia.

Yehezkiel Loudoe, Ketua DPRD Kota Kupang mengatakan, tampilnya umat Muslim dalam acara itu menunjukkan kerukunan antarumat beragama yang tinggi di Kota Kupang, juga merupakan bentuk penghargaan terhadap umat Katolik.

Ia menambahkan, jika nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat tetap dijaga maka tidak akan terjadi konflik.

Baca Juga

Obituari Pater Nico Syukur Dister OFM: Guru Fransiskan, Cahaya yang Tetap Menuntun dari Fajar Timur

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

BACA JUGA: Tokoh Muslim Jadi Ketua Pesparani di Lembata, NTT

Kota Kupang, tambahnya, harus menjadi contoh dalam menjaga kerukunan antarumat. 

Ia menyatakan mendukung penuh setiap kegiatan yang bertujuan untuk membangun kerukunan antarumat beragama, seperti halnya Pesparani.

“Kami dukung penuh semua kegiatan itu,” tegasnya.

Mengangkat tema “Katong Semua Basodara,” Persparani perdana di Kota Kupang ini berlangsung hingga Jumat, 8 November.

Theodora Ewalde Taek, ketua panitia mengatakan, peserta yang terlibat adalah 1.459 orang dari 9 paroki.

Dalam acara pembuka, tidak hanya orang tua, anak-anak juga hadir dan memakai pakaian adat dari daerah masing-masing.

Sejumlah tokoh pemerintah dan Gereja juga hadir, termasuk Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man – yang memukul gong tanda dimulainya rangkaian kegiatan, unsur forum komunikasi pimpinan daerah, serta Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerardus Duka Pr, para pastor dan suster se-Kota Kupang.

Ada emapt jenis lomba dalam kegiatan akbar tiga tahunan itu, yakni Paduan Suara , Mazmur, Bertutur Kitab Suci dan Cerdas Cermat Rohani. 

Setiap lomba dibagi lagi ke dalam sejumlah kategori, untuk anak-anak, remaja dan dewasa.

Tags: PesparaniPesparani Kota Kupang
SendShare242Tweet8Send
Next Post
‘Pachamama’ yang Dibuang dan Permintaan Maaf Paus

Pemuda dari Austria Mengaku Sebagai Pelaku yang Membuang Patung Pachamama

Uskup di India Bantah Tudingan Punya Anak dan Gelapkan Dana Gereja

Uskup di India Bantah Tudingan Punya Anak dan Gelapkan Dana Gereja

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net