Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Rajut Keakraban, Santri dan Pelajar Katolik di Jember Gelar Kegiatan Bersama

17 November 2019
in Nusantara
Reading Time: 1 min read
Rajut Keakraban, Santri dan Pelajar Katolik di Jember Gelar Kegiatan Bersama

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Silo, KH Hodri Ariev (pegang mic) saat menjadi narasumber sarasehan dalam pertemuan santri dan pelajar Katolik di Jember, Jawa Timur. (Foto: NU Online/Aryudi AR)

Katoliknews.com – Para santri dan pelajar katolik di Jember, Jawa Timur menggelar kegiatan bersama pada 15-17 November 2019.

Kegiatan itu digelar di aula dan Gedung Olahraga SMAK St. Paulus.

Seperti dilansir Nu.or.id, para santri tersebut berasal dari tiga pondok pesantren yakni Bahrul Ulum, Al-Falah (Kecamatan Silo), dan Darul Muqamah (Gumukmas), sementara pelajar Katolik dari SMA Katolik St. Paulus Jember.

Masing-masing pesantren mengirimkan 20 santri perempuan dan laki-laki, dengan 4 orang pendamping.

Kegiatan ini diisi dengan sejumlah acara seperti sarasehan, kunjungan ke tempat ibadah dan outbond.

Baca Juga

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Romo Lorens Sopang: Rumah Keuskupan Merupakan Simbol Tanggung Jawab Besar Uskup

Jelang Kunjungan Paus, Tokoh-Tokoh Agama Deklarasi Komitmen untuk Peduli Persoalan Lingkungan

Ketua panitia kegiatan, Pastor Atan Eka, O.Carm mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan membangun rasa persaudaran di kalangan pelajar.

“Ini saya kira sangat positif, karena kekerasan itu muncul akibat tidak saling mengenal satu sama lain. Antara dua teman yang sudah akrab, apapun yang dikatakan (salah seorang di antaranya) tidak akan marah. Tapi jika tidak akrab, maka salah sedikit saja, bisa terjadi pertikaian. Menjalin keakraban itu penting,” jelasnya pada Sabtu, 16 November 2019.

Tak hanya itu, Pastor Atan juga mengajak siswa SMAK St. Paulus untuk meneladani kedisiplinan para santri yang selalu menjalankan ibadah shalat lima waktu.

“Jadi lima waktu itu pasti, dan itu dijalankan dengan sangat disiplin,” ucapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Hodri Ariev mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Menurutnya, generasi muda lintas agama perlu terus didorong untuk lebih sering bertemu dan menjalin keakraban.

Hal itu, kata dia, menjadi modal penting untuk membangun persaudaraan.

“Ini perlu diapresiasi, merajut persaudaraan bukan dari wacana tapi aksi nyata. Ini saya kira model untuk membangun persaudaraan yang cukup bagus,” katanya.

 

Tags: toleransi
SendShare95Tweet22Send
Next Post
Misa Syukur 90 Tahun OFM, Tujuh Uskup Hadir

Misa Syukur 90 Tahun OFM, Tujuh Uskup Hadir

Kardinal Suharyo: Membarui Gereja Tanggung Jawab Sejarah Para Fransiskan

Kardinal Suharyo: Membarui Gereja Tanggung Jawab Sejarah Para Fransiskan

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net