Sabtu, April 18, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Antaragama

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Karimun, Wakil Ketua MPR: Jaga Toleransi

23 Januari 2020
in Antaragama, Berita
Reading Time: 1 min read
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Karimun, Wakil Ketua MPR: Jaga Toleransi

Katoliknews.com – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Lestari Moerdijat ikut mengomentari kasus penolakan pembangunan Gereja Katolik Paroki Santo Joseph di Tanjungbalai, Karimun oleh sekelompok massa.

Dalam keterangan yang diterima pada Rabu, 22 Januari 2020, Lestari mengatakan, semua pihak harus bisa menjaga keberagaman dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jangan beri ruang untuk sikap intoleran,” kata Lestari seperti dilansir Akurat.co.

Sementara itu, soal penolakan Lestari menegaskan bahwa hal tersebut bertentangan dengan prinsip kebebasan memeluk agama dan beribadah menurut agama yang dijamin dalam UUD 1945.

“Pemerintah harus segera menyelesaikan persoalan ini dan persoalan-persoalan serupa, apalagi sudah mengantongi IMB,” ujarnya.

Baca Juga

Pastor Marsel Agot SVD, Penerima Penghargaan Lingkungan dan Maarif Award Meninggal Dunia

Biarawati-Dokter Pemenang Penghargaan Magsaysay Tutup Usia

Trump Menolak Berdamai dengan Paus Leo XIV: Gedung Putih dan Vatikan Memanas

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Ia juga mengingatkan bahwa Bhinneka Tunggal Ika yang menggambarkan persatuan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

“Keberagaman adalah kekayaan. Keberagaman jangan dilihat sebagai ancaman. Apalagi hingga menimbulkan kebencian yang menjurus pada aksi intoleran,” katanya.

Ia lantas meminta semua pemangku kepentingan untuk segera mencari akar penyebab dan solusi dari persoalan ini.

Sebelumnya, sekelompok warga yang mengatasnamakan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) meminta Pemerintah Kabupaten Karimun mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjungbalai yang sudah diterbitkan Oktober tahun lalu.

Penerbitan IMB ini juga digugat oleh kelompok masyarakat lainnya di Karimun ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

Ketua FUIB Karimun, Abdul Latif menyatakan, alasan penolakan itu adalah karena Karimun dihuni mayoritas Muslim.

“Kami masyarakat Karimun sederhana aja. Jangan dibangun gereja, itu aja,” katanya seperti dikutip Batamnews.co.id.

“Kalau mau bangun di tempat lain silahkan, mau 10 tingkat pun tidak masalah. Bahkan di depan masjid agung pun silahkan,” tambahnya.

Tags: Gereja Santo JosephKarimunLestari Moerdijatpenolakan pembangunan GerejaTanjungbalai
SendShare143Tweet20Send
Next Post
Gereja di India Dibobol Maling: Altar dan Tabernakel Rusak, Hosti Berserakan di Lantai

Gereja di India Dibobol Maling: Altar dan Tabernakel Rusak, Hosti Berserakan di Lantai

Peace Train Indonesia, Ajang Bagi Pemuda Berbagai Agama Belajar Tentang Toleransi

Peace Train Indonesia, Ajang Bagi Pemuda Berbagai Agama Belajar Tentang Toleransi

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net