Rabu, April 15, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Bimas Katolik Dipimpin Muslim, Ini Penjelasan Kemenag dan Respons KWI

9 Februari 2020
in Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Bimas Katolik Dipimpin Muslim, Ini Penjelasan Kemenag dan Respons KWI

Kantor Kementerian Agama. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Di media sosial ramai dibahas soal Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama yang dijabat HM Nur Cholis Setiawan sebagai pelaksana tugas.

Netizen mempertanyakan kenapa posisi itu diisi orang yang tidak beragama sama.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menjelaskan, Nur Cholis Setiawan menjabat sebagai pelaksana tugas karena pejabat sebelumnya memasuki usia pensiun.

“Benar, untuk sementara Dirjen Bimas Katolik, yang sebelumnya dijabat Eusabius Binsasi, karena memasuki usia pensiun sejak Juli 2019, maka diangkat pejabat pelaksana tugas Sekjen Prof Dr Nur Cholis sampai ada pejabat yang baru secara definitif,” kata Zainut, Sabtu, 8 Februari 2020.

“Sebelum Pak Nur Cholis bahkan pelaksana tugas dijabat oleh Dirjen Bimas Islam Prof Muhammadiyah Amin,” sambungnya, seperti dikutip Detik.com.

Baca Juga

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Romo Lorens Sopang: Rumah Keuskupan Merupakan Simbol Tanggung Jawab Besar Uskup

Zainut menerangkan fungsi pelaksana tugas hanya bersifat administratif dan tidak boleh mengambil kebijakan-kebijakan yang bersifat strategis.

Jadi, menurutnya, tidak ada persoalan dalam hal ini.

Di sisi lain, netizen juga mempertanyakan apakah tidak ada sosok lain yang beragama Katolik yang kompeten menjabat pelaksana tugas.

Zainut menyebut ada benturan dalam aturan.

“Ada ketentuan pejabat pelaksana tugas itu harus dari tingkat eselon yang sama,” ujarnya.

Tanggapan KWI

Bagaimana tanggapan pejabat di Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) soal hal ini.

Romo Paulus Christian Siswantoko, Sekretaris Eksekutif Komisi Kerasulan Awam KWI menjelaskan, mereka “sangat memahami hal itu yang terjadi karena masalah aturan.”

Apalagi, menurutnya, tugas pelaksana tugas lebih ke hal-hal yang menyangkut administrasi, bukan kebijakan-kebijakan yang bersifat strategis, seperti halnya penjelasan dari Wamenag.

“Pak HM Nur Cholis Setiawan juga nanti pasti akan dibantu oleh teman-teman dari Bimas Katolik dalam banyak hal,” ucapnya.

Ia menambahkan, ada juga sisi positif yang bisa diambil dari hal ini, yaitu adanya harapan agar hubungan antarumat beragama jadi semakin harmonis.

“Dengan Plt Dirjen Bimas Katolik yang beragama Islam, semoga relasi masyarakat Islam dan Katolik bisa semakin baik, lebih-lebih untuk keadaan saat ini,” katanya.

“Kerukunan, kedamaian, dan hidup bersama dalam perbedaan bisa lebih ditingkatkan dan diwujudnyatakan,” tambahnya.

Tags: Bimas KatolikKWI
SendShare722Tweet26Send
Next Post
400 Gua Dibangun di Argentina  untuk Merayakan Hari Maria

400 Gua Dibangun di Argentina  untuk Merayakan Hari Maria

Menag Tegaskan Setiap Orang Berhak Sampaikan Ucapan Natal

Kritik Meluas, Kemenag Akhirnya Buka Lelang Jabatan Dirjen Bimas Katolik

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net