Rabu, April 15, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Kasus Gereja di Karimun: Jokowi Sebut Ada Intoleransi, Kemenag Klaim Hanya Soal IMB

19 Februari 2020
in Headline, Nusantara
Reading Time: 1 min read
Berjubah Hadiri Sidang IMB Gereja, Romo di Karimun Bantah Berbagai Tudingan Penggugat

Dalam foto ini, tampak Romo Kristiono Widodo, Pastor Paroki Gereja Santo Joseph Karimun, Keuskupan Pangkalpinang berbicara dalam sidang kasus gugatan IMB gereja, Rabu, 29 Januari 2020. (Foto: dok. Gereja St Joseph)

Katoliknews.com – Pemerintah sendiri tampak berbeda pandangan terkait kasus Gereja St. Joseph Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Jika beberapa pada Rabu, 12 Oktober lalu, Presiden Joko Widodo menyatakan ada intoleransi dalam polemik itu, Kementerian Agama dalam konferensi pers pada Selasa, 18 Oktober menyebut, ini hanya masalah terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Intinya di sana tak ada masalah intoleransi, hanya masalah IMB aja,” demikian kata Staf Khusus Menteri Agama, Ubaidilah Amin Moech dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa.

Ia mengaku sudah mengunjungi Karimun atas perintah Kemenag.

Ubaidilah mengatakan, saat ini pihak gereja sudah mengetahui bahwa masyarakat sepakat untuk menunggu putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) terkait gugatan terhadap IMB gereja.

Baca Juga

In Memoriam Pater Nico Syukur Dister OFM

Kehilangan yang Membentuk: Refleksi tentang Teologi Pater Nico Syukur Dister OFM

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Ia juga membantah ada pihak yang dilaporkan ke Polisi karena kasus tersebut.

“Pengurus gereja itu bukan dilaporkan. Jadi, Kepolisian itu meminta klarifikasi karena berita-berita di medsos,” ungkapnya.

Respon berbeda sebelumnya disampaikan Presiden Jokowi, di mana ia menyebut tegas bahwa ada intoleransi dalam polemik itu.

“Ini masalah intoleransi. Saya kira sudah berkali kali saya sampaikan bahwa konstitusi kita menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadat seusai kepercayaannya,” kata Jokowi di istana negara, Jakarta, Rabu, 12 Februari.

“Jelas konstitusi kita berikan payung kepada seluruh rakyat,” tambahnya.

Ia memastikan bahwa negara menjamin kebebasan beragama.

Ia pun mengaku sudah memerintahkan Menkopolhukam, Mahfud MD dan Kapolri, Jenderal Idham Azis untuk menjamin terlaksananya kebebasan beribadah dan menindak tegas kelompok atau masyarakat yang mengganggu.

“Saya perintahkan Menkopolhukam dan Kapolri (agar) tegas. Ini harus diselesaikan,” katanya.

“Jangan sampai intoleransi itu ada,” tambah Jokowi.

Ia mengatakan, mestinya pemerintah daerah bisa menyelesaikan masalah di Karimun. Sayangnya, kata dia, tidak ada langkah yang diambil pemerintah daerah untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Tags: Karimun
SendShare233Tweet10Send
Next Post
Pastor di Vietnam Memilih Layani Warga yang Dikarantina Karena Virus Korona

Pastor di Vietnam Memilih Layani Warga yang Dikarantina Karena Virus Korona

Vatikan Sampaikan Pesan Ramadan dan Idul Fitri

Heboh: Mualaf yang Klaim Mantan Pastor, Lulusan S3 Vatikan

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net