Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Frater di Nigeria Dibunuh Karena “Tanpa Henti Memberitakan Injil”

7 Mei 2020
in Dunia, Headline
Reading Time: 2 mins read
Pasca Diculik Tiga Pekan, Frater di Nigeria Ditemukan Tewas

Fr Michael Nnadi di Nigeria ditemukan tewas setelah diculik pada Januari 2020. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Media di Nigeria melaporkan bahwa pembunuhan seorang frater pada awal tahun ini terjadi karena “ia tanpa henti memberitakan Injil.

Pelaku pembunuhan itu, Mustapha Mohammed, 26, dilaporkan telah mengaku menghabisi nyawa Frater Michael Nnadi yang berusia 18 tahun, salah satu dari empat frater dari Kaduna di barat laut Nigeria yang diculik oleh Mohammed dan gerombolannya pada awal tahun ini.

Para penculik bersenjata lengkap, yang mengenakan seragam militer, menyerbu Seminari Tinggi Gembala yang Baik di Kaduna pada 8 Januari, tempat keempat frater itu tinggal bersama 264 rekan mereka.

Bersama dengan Nnadi, Pius Kanwai (19), Peter Umenukor (23) dan Stephen Amos (23) juga diculik. Salah seorang frater, yang belum diidentifikasi, dibebaskan dari penahanan pada 18 Januari dan ditemukan terluka di sebuah pinggir jalan. Dua lainnya dibebaskan beberapa hari kemudian.

BACA: Pasca Diculik Tiga Pekan, Frater di Nigeria Ditemukan Tewas

Baca Juga

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati, Kebersihan Ekologis

Polisi memanggil rektor seminari pada 1 Februari dan memintanya untuk mengidentifikasi mayat Nnadi, yang telah ditemukan beberapa jam sebelumnya.

“Dia terus memberitakan Injil dan meminta saya untuk berpaling dari jalan kejahatan. Itulah sebabnya saya membunuhnya,” aku Mohammed melalui telepon kepada The Sun, sebuah surat kabar harian Nigeria.

Mohammed dan gengnya ditangkap pada 24 April. Surat kabar itu juga melaporkan bahwa seminaris itu meminta para penculik “untuk meninggalkan jalan kejahatan atau berisiko mengalami kebinasaan”.

Situasi yang tidak aman adalah masalah utama bagi masyarakat di Nigeria. Dalam beberapa tahun terakhir, para tokoh agama Kristen, kaum religius dan awam banyak yang diculik dan dibunuh.

Para uskup Katolik di negara itu meluncurkan kampanye selama Prapaskah 2020 untuk memprotes ketidakamanan.

Mereka mendesak umat Katolik untuk berpakaian hitam pada Rabu Abu (26 Februari) ketika mereka memulai Masa Prapaskah. Konferensi Waligereja Nasional (NCCB) juga menyelenggarakan demonstrasi damai pada hari Minggu sore, 1 Maret.

Ribuan umat Katolik berpakaian hitam, dipimpin oleh para uskup, imam, dan religius, berbaris di jalan-jalan di ibukota, Abuja, meskipun hujan deras.

NCCB juga mengecam parahnya keamanan di negara itu pada 2018 dan telah dua kali menyerukan pengunduran diri Presiden Muhammadu Buhari.

Tags: Michael Nnadipembunuhan
SendShare136Tweet17Send
Next Post
In Memoriam Pastor Frans Lieshout, OFM: Berpihak Karena Berakar

In Memoriam Pastor Frans Lieshout, OFM: Berpihak Karena Berakar

Vatikan Umumkan Uskup Ruteng Hari Ini

Keuskupan Ruteng Diminta Tegas Tolak Pertambangan Batu Gamping dan Pabrik Semen

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net