Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Sejak Dibeatifikasi, Makam Carlo Acutis, Milenial Pecinta Teknologi Ramai Dikunjungi Peziarah

13 Oktober 2021
in Dunia, Headline
Reading Time: 2 mins read
Orang Miskin, Fransiskus Assisi, dan Jiwa-jiwa di Api Penyucian Terpatri di Hati Carlo Acutis

Carlo Acutis. (Foto: pildorasdefe.net)

Katoliknews.com – Ribuan peziarah telah berbondong-bondong ke makam Beato Carlo Acutis, remaja Italia berusia 15 tahun yang menggunakan teknologi untuk menyebarkan devosi kepada Ekaristi, hal yang kemudian mendorong Paus Fransiskus untuk memuji dia sebagai panutan bagi kaum muda saat ini.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis 11 Oktober, Keuskupan Assisi mengatakan bahwa sejak beatifikasinya satu tahun lalu, diperkirakan 117.000 peziarah mengunjungi makam remaja itu.

Keuskupan juga mengatakan bahwa pada hari raya Beato Acutis 12 Oktober, ratusan kelompok ziarah  mendaftar untuk menerima katekese tentang kehidupan remaja yang dibeatifikasi.

BACA JUGA: Carlo Acutis Jadi Beato, Pestanya Dirayakan Setiap 12 Oktober

“Setiap hari, saya bertemu keluarga, kaum muda, kelompok pengunjung dari setiap bagian Italia, dan setelah pembukaan kembali (negara), dari berbagai belahan dunia,” kata Pastor Carlos Acácio Gonçalves Ferreira, OFM.Cap Kapusin, yang menjaga lokasi tempat makam beato itu, seperti dilansir Americamagazine.org

Baca Juga

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati, Kebersihan Ekologis

“Carlo adalah fenomena kekudusan yang menyentuh semua orang, yang mendorong kaum muda untuk mendekati gereja, yang membantu mereka yang jauh dari iman,” kata Pastor Ferreira.

Sebelum kematiannya karena leukemia pada tahun 2006, Acutis adalah remaja biasa, namun dengan kemampuan komputer di atas rata-rata. Dia menggunakan pengetahuan itu untuk membuat database online tentang mukjizat Ekaristi di seluruh dunia.

Dalam “Christus Vivit” (“Kristus Hidup”), nasihat Paus Fransiskus pada kaum muda, dia mengatakan remaja itu adalah panutan bagi kaum muda saat ini yang sering tergoda oleh jebakan “isolasi diri dan kesenangan hampa.”

“Carlo sangat menyadari bahwa seluruh perangkat komunikasi, periklanan, dan jejaring sosial dapat digunakan untuk meninabobokan kita, membuat kita kecanduan konsumerisme dan membeli barang-barang terbaru di pasar, terobsesi dengan waktu luang kita, terjebak dalam hal-hal negatif, ” tulis paus.

Pada bulan Februari 2020, paus secara resmi mengakui mukjizat yang dikaitkan dengan Acutis dan pada bulan Oktober tahun itu, remaja itu dibeatifikasi selama Misa di Basilika Santo Fransiskus.

Menurut Keuskupan Assisi, diperkirakan 48.200 peziarah mengunjungi makam Beato Acutis pada bulan Agustus, puncak musim turis; pengunjung berasal dari Italia, Perancis, Slovenia, Jerman, Spanyol dan Malta serta Brazil dan Filipina.

Tags: Carlo AcutisitaliaKatolik
SendShare40Tweet25Send
Next Post
“Ditolong oleh Bunda Maria,” Kisah Imam di Haiti yang Selamat Saat Gempa Bumi

"Ditolong oleh Bunda Maria," Kisah Imam di Haiti yang Selamat Saat Gempa Bumi

Simposium Nasional di Malang Bahas Konsep Pastoral Pastor Paul Janssen, CM

Simposium Nasional di Malang Bahas Konsep Pastoral Pastor Paul Janssen, CM

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net