Rabu, April 15, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Paus Fransiskus Ucapkan Selamat kepada Penerima ‘Zayed Award 2024,’ termasuk NU dan Muhammadiyah

Bapa suci mengatakan persaudaraan manusia adalah sarana untuk mengatasi kebencian dan ketidakadilan

6 Februari 2024
in Headline, Vatikan
Reading Time: 2 mins read
Paus Fransiskus Serukan Keadilan dan Dialog di Belarusia

Paus Fransiskus. (Istimewa)

Katoliknews  – Paus Fransiskus merilis sebuah pesan dalam video pada hari 5 Januari yang dilihat oleh para peserta upacara penghargaan Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia tahun 2024 di Abu Dhabi.

Penghargaan tahun ini menandai ulang tahun kelima Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama, yang ditandatangani pada tahun 2019 oleh Paus Fransiskus dengan Sheikh Ahmed Al-Tayyeb, Imam Besar Al-Azhar.

Dalam pesan video tersebut, Paus menyapa Imam Besar dan memuji keempat penerima penghargaan itu atas upaya mereka dalam meningkatkan solidaritas demi pembangunan umat manusia.

Penerima penghargaan itu tahun ini termasuk dua organisasi Islam dari Indonesia, , Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Ketiga penerima lainnya adalah  Suster Nelly León Correa, seorang biarawati Chili yang bekerja dengan para tahanan dan Sir Magdi Yacoub, seorang ahli bedah kardiotoraks Mesir.

Baca Juga

In Memoriam Pater Nico Syukur Dister OFM

Kehilangan yang Membentuk: Refleksi tentang Teologi Pater Nico Syukur Dister OFM

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

“Saya mengucapkan terima kasih kepada mereka,” kata Paus Fransiskus, “dan saya percaya bahwa teladan mereka akan mendorong orang lain untuk mengambil inisiatif yang timbul dari kerja sama yang bermanfaat antara orang-orang dari agama berbeda yang melayani seluruh umat manusia, menghormati martabat masing-masing orang, dan memajukan nilai-nilai kesejahteraan yang diusulkan oleh Dokumen Persaudaraan Manusia.”

Paus Fransiskus menyebut persaudaraan manusia sebagai sarana untuk mengatasi kebencian dan ketidakadilan.

“Selama tahun-tahun ini, kita telah melakukan perjalanan sebagai saudara dan saudari,” katanya, “dengan tetap menghormati budaya dan tradisi yang berbeda, kita harus membangun persaudaraan untuk mengatasi kebencian, kekerasan, dan ketidakadilan.”

Paus mengakhiri pesan video singkatnya dengan sebuah ajaka: “Terus sebarkan benih harapan.”

Penyerahan penghargaan itu diberikan pada Senin, 5 Februari 2024 di Founder’s Memorial di Abu Dhabi.

Zayed Award digelar untuk mengapresiasi individu dan entitas yang punya kontribusi besar terhadap kemajuan peradaban.

Untuk tahun ini, jurinya adalah termasuk Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden Indonesia.

Juri lainnya adalah  Kardinal Leonardo Sandri, Prefek Emeritus Dikasteri Gereja-Gereja Oriental; Rebeca Grynspan Mayufis, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untul Perdagangan dan Pembangunan; mantan Direktur Jenderal, Irina Bokova; Rabbi Abraham Cooper, Ketua Komisi Kebebasan Beragama Internasiol Amerika Serikat dan Mohamed Abdelsalam, sekretaris jenderal Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia.

Tags: MuhammadiyahNUPaus FransiskusZayed Award
SendShare11Tweet7Send
Next Post
Ini Enam Tuntutan Rektor Perguruan Tinggi Katolik Seluruh Indonesia Menjelang Pemilu 2024

Ini Enam Tuntutan Rektor Perguruan Tinggi Katolik Seluruh Indonesia Menjelang Pemilu 2024

Kardinal Suharyo Singgung ‘Dosa Ekologis’ Sebagai Pemicu Covid-19

Kardinal Suharyo Respons Kritik Sivitas Akademika terhadap Jokowi, Apa Katanya?

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net