Jumat, April 17, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita

Gus Yahya: Kehadiran Paus Fransiskus ke Indonesia Perkuat Hubungan Nahdlatul Ulama-Vatikan

18 April 2024
in Berita, Headline, Nusantara
Reading Time: 1 min read
Tokoh NU Sampaikan Pesan Paus Fransiskan dalam Pertemuan di Vatikan

Ketua PBNU, Yahya Cholil Staquf dan Paus Fransiskus. Foto: ilustrasi

Katoliknews – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Kiai Haji Yahya Cholil Staquf buka suara dengan rencana kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 3 sampai 6 September mendatang.

Ketum PBNU yang akrab disapa Gus Yahya itu mengatakan kehadiran pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma itu akan mempererat hubungan antara Nahdlatul Ulama (UN), organisasi terbesar Islam di Indonesia dengan Vatikan.

“Saya kira kehadiran Paus ke Indonesia juga menjadi pererat hubungan dengan antara NU dengan Vatikan, bukan hanya demi harmoni kehidupan antarumat beragama di Indonesia saja tapi juga dalam kehidupan dan upaya-upaya bersama untuk kemanusiaan secara global,” kata Gus Yahya saat acara halalbihalal di PBNU, Jakarta, Kamis (18/4/2024), seperti dikutip detik.com.

Ia menyebut, lembaga yang ia pimpin dengan Vatican telah menjalin kerja sama sejak  2018 hingga saat ini.

“Beberapa waktu ini terlibat dalam kerja sama langsung untuk agenda-agenda yang distorsif bersama-sama dengan Vatikan antara lain misalnya bahwa NU dan pimpinan gereja Katolik di Vatikan sama-sama terlibat dalam satu inisiatif internasional,” ucapnya.

Baca Juga

Sunyi, Tanya, Tuhan

Biarawati-Dokter Pemenang Penghargaan Magsaysay Tutup Usia

Trump Menolak Berdamai dengan Paus Leo XIV: Gedung Putih dan Vatikan Memanas

In Memoriam Pater Nico Syukur Dister OFM

Di samping itu, kata dia, jaringan pimpinan Vatikan juga ikut aktif terlibat dalam inisiatif yang dilakukan oleh NU dimulai dengan konferensi R20 di tengah-tengah G20 pada tahun 2022 yang lalu yang kemudian atas kesepakatan bersama dari semua partisipan dijadikan suatu gerakan perubahan,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan, PBNU menyambut gembira dan bangga dengan kehadiran Paus Fransiskus ke Tanah Air.

“Kami mengucapkan selamat kepada umat Katolik di Indonesia seluruhnya atas kunjungan Paus ini,” kata Gus Yahya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia, Vatikan, dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) telah mengumumkan secara resmi kunjungan paus Fransiskus ke Indonesia.

Paus ke-266 itu akan tiba di Jakarta pada 3 September dan melakukan kegiatan di Indonesia sampai tanggal 6 September.

Dari Indonesia, Paus akan ke Papua Nugini pada 6 sampai 9 September, kemudian Timor Leste dari 9-11 September, dan Singapura dari 11-13 September.

Tags: Ketua Umum PBNUKunjungan Paus FransiskusPBNUYahya Cholil Staquf
SendShare33Tweet21Send
Next Post
‘Bharada E’: Dulu Viral karena Kasus Sambo; Kini karena Pindah dari Protestan ke Katolik

‘Bharada E’: Dulu Viral karena Kasus Sambo; Kini karena Pindah dari Protestan ke Katolik

‘Gembala yang Baik’ | Renungan Minggu Panggilan, 21 April 2024

'Gembala yang Baik' | Renungan Minggu Panggilan, 21 April 2024

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net