Jumat, April 17, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Kicau di Twitter Soal LGBT, Pimpinan Media Katolik Ini Diminta Mundur

20 April 2016
in Dunia
Reading Time: 1 min read
Kicau di Twitter Soal LGBT, Pimpinan Media Katolik Ini Diminta Mundur

Tony Spence. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – “Dua belas tahun di Catholic News Agency (CNS) adalah bagian terbaik karier professional saya,” kata direktur dan pemimpin redaksi kantor berita Katolik, CNS, Tony Spence, menyusul pengunduran dirinya beberapa waktu lalu lantaran ia dinilai mendukung Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Pada Sabtu 16 April, Tony mengatakan kepada National Catholic Reporter bahwa ia telah mengundurkan diri mengikuti permintaan Sekretaris Jenderal Dewan Uskup Katolik AS atau US Council of Catholic Bishop (USCCB), afiliasi dari kantor berita yang ia pimpin.

“Sekretaris Jenderal meminta pengunduran diri saya, karena USCCB sudah kehilangan kepercayaan atas kemampuan saya untuk memimpin CNS,” ungkapnya.

Hal tersebut  bermula dari langkah Tony mengumbar kicauan di akun Twitter terkait LGBT, di mana ia menentang posisi pihak anti-LGBT. dan seruan terhadap UU kebebasan beragama yang telah diloloskan di North Carolina dan Georgia.

Kala itu, mantan General Manager Koran Tennessee Register tersebut menyebutkan bahwa UU itu dungu dan memperbodoh semua orang.

Baca Juga

Biarawati-Dokter Pemenang Penghargaan Magsaysay Tutup Usia

Trump Menolak Berdamai dengan Paus Leo XIV: Gedung Putih dan Vatikan Memanas

Kardinal Müller dan Schönborn: Penahbisan Perempuan dalam Gereja Katolik itu Mustahil

Paus Fransiskus Buka Jalan Beri Gelar Santo bagi Beato Carlo Acutis

Hal itu lantas mengundang reaksi negatif dari banyak orang termasuk golongan kanan Gereja Katolik di Amerika, mengingat Magisterium Gereja Katolik Roma dengan tegas menolak legitimasi pernikahan sesama jenis.

Dari berbagai hujatan tersebut  bahkan ada yang menyebut bahwa tindakan itu adalah aksi “pengkhianatan iman”.

Michael Hichborn, presiden dari Lepanto Institute dan salah satu kritikus paling agresif pun turut berkecimpung. Ia secara tegas mendukung keputusan pemecatan tersebut.

“Hari ini, USCCB menunjukkan kejelasan dan kepemimpinan yang sangat dirindukan oleh umat Katolik,”ungkapnya.

Sementara itu, Tony sendiri mengaku tidak pernah menduga bakal berakhir seperti ini. Tulisan di akun Twitter tersebut, kata dia, hanya bermaksud untuk mengomentari berita yang terus berkembang.

Sejak pengunduran diri itu, beberapa rekan kerja yang mengenalnya mengaku bahwa ia benar-benar hancur dan memutuskan untuk segera pulang ke kampung halamannya di Tennessee.

Bartolomeus Robyvan/Katoliknews

SendShare10Tweet7Send
Next Post
Kondisi Mulai Stabil, Mgr Hila SVD Akan Diberangkatkan ke Singapura

Kondisi Mulai Stabil, Mgr Hila SVD Akan Diberangkatkan ke Singapura

Mgr Hilarius Moa Nurak SVD Sudah Diberi Sakramen Minyak Suci

Mgr Hila SVD Masih Dirawat di RS Bhakti Timah

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net