Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Antaragama

Manokwari Ricuh, Jemaah Haji Papua Minta Tokoh Lintas Agama Bersatu

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan wahai saudaraku, para ustadz, kiai, pendeta, pastor, mari kita bergandengan tangan."

20 Agustus 2019
in Antaragama, Berita, Nusantara
Reading Time: 1 min read
Manokwari Ricuh, Jemaah Haji Papua Minta Tokoh Lintas Agama Bersatu

Katoliknews – Sejumlah jemaah asal Papua yang baru saja menyelesaikan ibadah haji di tanah suci, Arab Saudi mengajak para tokoh lintas agama bersatu mendinginkan suasana kericuhan di Manokwari, Papua Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang Tim Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Umar Bauw di Mekah, Senin (19/8/2019).

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan wahai saudaraku, para ustadz, kiai, pendeta, pastor, mari kita bergandengan tangan untuk melihat persoalan ini dengan baik dan benar sehingga persoalan bisa diselesaikan dengan baik,” kata Umar.

Ketua Majelis Ulama (MUI) Provinsi Papua tersebut juga mengajak para pemuka dan tokoh agama bergandengan tangan dengan pemerintah atau pihak berwajib menyelesaikan persoalan ini.

“Kami dari Papua menyadari semua hal itu dan kami berdoa semoga Allah memberikan hidayat rahmat kepada Tanah Papua sehingga tidak terjadi hal-hal lebih daripada yang tidak kita inginkan bersama,” katanya.

Baca Juga

Niko Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Romo Lorens Sopang: Rumah Keuskupan Merupakan Simbol Tanggung Jawab Besar Uskup

Ia juga mengajak generasi muda bersikap lebih dewasa dan matang serta melanjutkan perjuangan para pejuang yang sudah menciptakan kehidupan yang penuh dengan kedamaian di Tanah Air.

“Tolong lakukan hal itu. Insya Alloh pasti ada jalan untuk mendapatkan hal itu, jangan bertindak anarkis tapi lakukanlah dengan penuh keimanan, munculkan imanmu, dan bertindak secara iman. Allahu Akbar,” katanya.

Kerusuhan di Manokwari terjadi pada Senin (19/8) kemarin. Menurut Kapolri Jendral Tito Karnavian, kericuhan berawal dari peristiwa kecil di Malang dan Surabaya dimana ada ungkapan yang dianggap merendahkan masyarakat Papua.

“Tapi itu sudah dilokalisir, lalu muncul hoaks yang sengaja disebarkan untuk kepentingan tertentu,” ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Tito berharap warga Papua tidak mudah terpancing dengan berita hoaks yang tidak jelas sumbernya. Kepada warga di luar Papua, ia berharap bisa menjalin komunikasi dan persaudaraan yang baik dengan warga Papua.

Tags: Gereja PapuaKericuhan PapuaToleransi di Papua
SendShare173Tweet53Send
Next Post
TNI dan Tentara dari Negara Lain Kompak Nyanyikan Lagu Rohani Berbahasa Indonesia

TNI dan Tentara dari Negara Lain Kompak Nyanyikan Lagu Rohani Berbahasa Indonesia

Dituding Korupsi Uang Paroki 1,4 Miliar untuk Beli Rumah dan Kencan dengan Sejumlah Pria, Imam di AS Ditangkap

Dituding Korupsi Uang Paroki 1,4 Miliar untuk Beli Rumah dan Kencan dengan Sejumlah Pria, Imam di AS Ditangkap

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net