Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Romo Benny: Kembalikan Ekosistem Pancasila yang Sudah Hilang

12 November 2019
in Headline, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Romo Benny: Kembalikan Ekosistem Pancasila yang Sudah Hilang

Romo Antonius Benny Susetyo. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Romo Antonius Benny Susetyo, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengajak berbagai elemen bangsa untuk mengembalikan apa yang ia sebut sebagai ekosistem Pancasila yang ia nilai sudah hilang dalam kehidupan bermasyarakat.

Ekosistem Pancasila, kata Romo Benny, adalah ekosistem yang menerima perbedaan dan keanekaragaman, di mana di dalamnya semua orang menerima pandangan hidup bahwa berbeda itu saling melengkapi dan saling merajut persatuan.

“Untuk mengembalikannya, ekosistem Pancasila ini harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak yang kemudian menjadikannya sebagai habituasi,” kata Romo Benny saat menjadi narasumber dalam seminar bertajuk “Merawat Kemajemukan, Memperkuat Negara Pancasila” di Jakarta, Senin, 11 November 2019.

“Jadi, pendidikan Pancasila bukan lagi dengan cara doktrinisasi, tetapi dengan habituasi, dengan menanamkan pendidikan karakter kepada anak-anak untuk mengenal keragaman dan kemajemukan,” lanjutnya.

Menurutnya, setiap warga negara mempunyai tanggung jawab historis dan moral untuk menghidupi ekosistem Pancasila itu.

Baca Juga

Kehilangan yang Membentuk: Refleksi tentang Teologi Pater Nico Syukur Dister OFM

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Nico Syukur Dister OFM, sang Teolog Itu Berpulang

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

“Guru dan orangtua harus membangun ekosistem Pancasila ini dengan menghayatinya, bukan didoktrin. Bisa lewat dongeng, pembelajaran, kesenian, hingga permainan sehingga menjadi habituasi,” terang Romo Benny.

Senada dengan itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo yang juga hadir dalam seminar tersebut, menegaskan, toleransi harus menjadi sebuah kebutuhan.

Toleransi, katanya, bukan sesuatu yang diberi, tetapi sesuatu yang harus diperjuangkan.

“Toleransi harus menjadi kebutuhan bagi kita karena kebhinnekaan adalah pembentuk bangsa,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa radikalisme adalah embrio lahirnya terorisme melalui kekerasan dan aksi-aksi yang ekstrim.

Bambang menegaskan, Presiden Joko Widodo memiliki komitmen tinggi untuk menjaga ideologi bangsa dengan membuat dua lembaga untuk pemantapan ideologi bangsa yaitu MPR dan BPIP.

“MPR dan BPIP adalah dua lembaga yang harus bekerja sama dalam pemantapan ideologi bangsa, dalam mengawal dan menumbuhkan keyakinan terhadap ideologi Pancasila,” katanya.

Tags: ekosistem PancasilaRomo Antonius Benny Susetyo
SendShare359Tweet30Send
Next Post
Anggota DPR Fraksi PKS Minta Menhan Awasi Misionaris di Papua

Anggota DPR Fraksi PKS Minta Menhan Awasi Misionaris di Papua

Imam Sebagai Pelayan, Apa Maknanya?

Imam Sebagai Pelayan, Apa Maknanya?

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net