Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Nusantara

Bebas dari Kelompok Intoleran Tidak Bisa Dijamin, Tapi Kita Bisa Bersama-sama Mengambil Langkah

19 November 2019
in Nusantara
Reading Time: 1 min read
Bebas dari Kelompok Intoleran Tidak Bisa Dijamin, Tapi Kita Bisa Bersama-sama Mengambil Langkah

Hariyono, Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengatakan, harus ada upaya berbagai pihak untuk bisa mengantisipasi menguatnya intoleransi di tengah masyarakat. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Pemerintah mengakui untuk memastikan Indonesia bisa bebas dari kelompok intoleran, tampaknya mustahil. Namun, yang pasti semua pihak mesti bersama-sama mengambil langkah mencegah berkembang luasnya kelompok ini.

Hariyono, Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengatakan, harus ada upaya berbagai pihak untuk bisa mengantisipasi menguatnya intoleransi di tengah masyarakat.

“Kita tidak bisa menjamin negara bisa bebas dari kelompok intoleran,” katanya, Senin, 18 November saat berbicara dalam kegiatan penguatan nilai Pancasila kepada penceramah dan pengajar di Jakarta.

“(Hal ini) tergantung kepada kita,” lanjutnya.

lalu menjelaskan, pemerintah lewat sejumlah instansi sudah memiliki tugas untuk mengantisipasi sikap intoleran.

Baca Juga

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Romo Lorens Sopang: Rumah Keuskupan Merupakan Simbol Tanggung Jawab Besar Uskup

Jelang Kunjungan Paus, Tokoh-Tokoh Agama Deklarasi Komitmen untuk Peduli Persoalan Lingkungan

BPIP, jelas dia, memiliki tugas mensosialisasikan Pancasila, sementara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 memiliki tugas koersif yang menyasar kepada individu yang telah terpapar radikalisme dan mengancam eksistensi negara.

Selain itu, tambahnya, institusi pendidikan bisa berfungsi mensosialisasikan Pancasila dalam pendidikan karakter di sekolah.

Lewat peran berbagai pihak, kata Haryono, Pancasila diharapkan bisa dijadikan sebagai logos atau ilmu yang menjiwai karakter hidup bangsa.

Ia mengatakan, munculnya kelompok intoleran di Indonesia tidak hanya disebabkan faktor internal.

Dinamika perkembangan global, kata dia, juga memberikan pengaruh yang besar, salah satunya menguatnya paham intoleran dari Timur Tengah. “Kebetulan di Timur Tengah ada penekanan sehingga kelompok mereka terpinggirkan, sehingga (mereka) itu (kemudian) masuk ke Indonesia,” katanya.

Tags: Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)intoleransi beragamakelompok intoleranPancasila
SendShare24Tweet7Send
Next Post
Syukuri HUT ke-80, Paroki di Flores Gelar Ibadat dan Konservasi di Hutan Lindung

Syukuri HUT ke-80, Paroki di Flores Gelar Ibadat dan Konservasi di Hutan Lindung

Dua Imam Katolik Ritus Armenia Tewas Diserang ISIS

Dua Imam Katolik Ritus Armenia Tewas Diserang ISIS

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net