Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Gereja di India Dibobol Maling: Altar dan Tabernakel Rusak, Hosti Berserakan di Lantai

24 Januari 2020
in Dunia, Sorotan
Reading Time: 1 min read
Gereja di India Dibobol Maling: Altar dan Tabernakel Rusak, Hosti Berserakan di Lantai

Gereja St. Fransiskus Assisi di Bangalore dirusak oleh maling pada 20 Januari 2020. (Foto: Vaticannews.va)

Katoliknews.com – Maling dilaporkkan membobol sebuah gereja di Bangalore, India selatan,  di mana kemudian altar dan tabernakel dirusak, sementara hosti berserakan di lantai.

Gereja St. Fransiskus Assisi, yang terletak di pinggiran kota Kengeri, Bangalore itu dibobol pada Senin, 20 Januari 2020.

Uskup Agung Bangalore, Mgr Peter Machado menyebut insiden itu sebagai sebuah sakrilegi, sebutan untuk tindakan pencemaran atau penodaan terhadap kehormatan unsur-unsur Gereja.

“Ini adalah tindakan sakrilegi yang dahsyat,” katanya.

Maling diperikaran masuk ke dalam Gereja pada pukul 23.00 untuk mencuri kotak kolekte, lalu  kemudian merusak altar, tabernakel da artefak lainnya.

Baca Juga

Kardinal Müller dan Schönborn: Penahbisan Perempuan dalam Gereja Katolik itu Mustahil

Paus Fransiskus Buka Jalan Beri Gelar Santo bagi Beato Carlo Acutis

Gereja Katolik dan Gereja Baptis Jadi Sasaran Serangan Udara Militer Myanmar di Negara Bagian Chin

“Malu sebagai Orang Indonesia”, Seorang Juru Parkir Bicara Soal Ketua RT Bubarkan Mahasiswa Katolik yang Sedang Berdoa Rosario

Hosti ditemukan berserakan di lantai di sekitar altar.

“Saya sangat terganggu, sangat terkejut dan juga sangat sedih bahwa penodaan ini dilakukan kepada Tuhan Yesus Kristus, yang hadir dalam Ekaristi Kudus,” kata Uskup Agung Machado dalam pernyataan persnya, seperti dilansir Vaticannews.va.

Ia mengatakan insiden itu bukan hanya keprihatinan besar bagi umat  Paroki St. Fransiskus Assisi, tetapi juga bagi seluruh umat Katolik di Keuskupan Agung Bangalore dan di seluruh dunia.

Ia pun meminta para imam, biarawati, dan umat  untuk merayakan adorasi pada 24 Januari untuk menghormati, dan menyembah Sakramen Maha Kudus.

“Saya telah meminta agar para pastor paroki dan kapelan agar mentahtakan Sakramen Mahakudus untuk adorasi… setidaknya selama 12 jam, dari pagi hingga sore hari di semua gereja dan biara-biara,” katanya.

Pastor Paroki, Sathish Kumar OFMCap telah melaporkan kasus ini kepada polisi di Kengeri. Pelaku hingga kini masih buron.

Paroki itu didirikan pada tahun 2002 dan terletak di Kengeri, sebuah pinggiran kota sekitar 20 km barat Bengaluru, ibukota negara bagian India selatan Karnataka.

Krishna Kumar, juru bicara kepolisian mengatakan insiden adalah sebuah  kasus perampokan.

Masih belum diketahui apakah ada motif lain di balik kejahatan tersebut.

Tags: Indiaperusakan gereja
SendShare12133Tweet34Send
Next Post
Peace Train Indonesia, Ajang Bagi Pemuda Berbagai Agama Belajar Tentang Toleransi

Peace Train Indonesia, Ajang Bagi Pemuda Berbagai Agama Belajar Tentang Toleransi

Suster di Flores Advokasi Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Perempuan 8 Tahun

Para Uskup Filipina Akan Bentuk Biro Khusus untuk Tangani Pelecehan Seksual dalam Gereja

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net