Katoliknews.com – Menyikapi perkembangan terkait wabah virus corona, Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta menerapkan kuliah online, yang akan berlaku mulai 16 Maret 2020.
Hal itu disampaikan oleh Rektor, Dr. A. Praseyantoko dalam surat kepada Dosen dan Tenaga Kependidikan pada 11 Maret 2020.
“Untuk meminimalkan kegiatan perkuliahan dengan tatap muka, per tanggal 16 Maret 2020, perkuliahan diarahkan secara online atau dengan pemberian tugas,” katanya dalam surat itu.
Ia menambahkan, jika ada dosen yang tetap membutuhkan perkuliahan tatap muka, maka berkoordinasi dengan fakultas masing-masing. Namun, tambahnya, saat kuliah, “wajib mengingatkan mahasiswa yang sudah mulai merasakan gejala yang mirip dengan gejala terindikasi COVID-19 agar segera memeriksakan diri ke Klinik Atma Jaya atau ruma sakit.”
Selain itu, Ujian Tengah Semester (UTS) yang dijadwal pada 23 Maret-3 April juga disarankan dilakukan secara online atau dengan metode take home test.
Kampus juga mengambil kebijakan tidak memberlakukan aturan minimal 75 persen kehadiran kuliah bagi mahassiswa untuk semester ini.
Rektor juga meminta menunda kegiatan yang mengundang banyak orang.
Para dosen dan tenaga kependidikan meski diminta tetap hadir, namun, jika merasakan gejala terkena virus, diminta untuk berobat dan beristirahat di rumah.
“Ketidakhadiran tidak akan memotong cuti tahunan,” tulisnya.
Hingga Kamis, 12 Maret, di Indonesia setidaknya 34 kasus virus corona, di mana satu orang dinyatakan meninggal, yang merupakan warga asing.
Tiga pasien telah dinyatakan sembuh.



Discussion about this post