Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Uskup di Timor-Leste Suspensi Imam yang Berniat Jadi Calon Presiden

Romo Martinho Germano da Silva Gusmão hendak bertarung dalam pemilihan presiden tahun depan dari jalur independen.

2 September 2021
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
Uskup di Timor-Leste Suspensi Imam yang Berniat Jadi Calon Presiden

Martinho Germano da Silva Gusmão, mantan imam yang hendak menjadi calon presiden Timor-Leste. (Foto: Ist)

Katoliknews.com – Seorang uskup di negara mayoritas Katolik Timor-Leste mengumumkan suspensi dari tugas imamat bagi seorang imam yang mengklaim akan maju sebagai calon presiden di negara itu.

Dalam sebuah surat pada 30 Agustus, Uskup Baucau, Mgr. Dom Basílio do Nascimento menyatakan memberhentikan segala pelayanan sakramental imam diosesan Martinho Germano da Silva Gusmão.

Ia menjelaskan, keputusan itu diambil setelah imam itu “dalam waktu yang panjang mengajukan, merefleksikan, mendengar, berdoa dan memutuskan mengenai hidup dan tugasnya sebagai imam Gereja Katolik dengan kesadaran yang ‘bersih dan tenang.’”

Uskup Nascinamento menjelaskan, imam itu telah mengajukan surat pengunduran diri kepada dirinya pada 25 Januari tahun lalu dan pada tanggal 4 Februari tahun ini mengajukan surat pelepasan status imamatnya kepada Paus Fransiskus.

“Menjawab kemauan dan keputusan Romo Martinho Germano da Silva Gusmão, Uskup Baucau mengeluarkan surat suspensi untuk pelayanan sakramental terhitung sejak 20 Agustus 2021,” tulisnya.

Baca Juga

Kardinal Müller dan Schönborn: Penahbisan Perempuan dalam Gereja Katolik itu Mustahil

Paus Fransiskus Buka Jalan Beri Gelar Santo bagi Beato Carlo Acutis

Gereja Katolik dan Gereja Baptis Jadi Sasaran Serangan Udara Militer Myanmar di Negara Bagian Chin

Pemilu AS: Joe Biden yang Katolik Tidak Disukai Mayoritas Pemilih Katolik

Uskup tidak menjelaskan secara rinci alasan permohonan pengunduruan diri imam itu yang selama ini menjadi dosen tetap untuk filsafat politik, etika fundamental, ateisme kontemporer dan filsafat bahasa di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Dom Jaime Garcia Goularat, Fatumeta, Dili.

Namun, Romo Gusmao mengatakan kepada UCA News, kantor berita Katolik Asia bahwa pengunduran dirinya terkait dengan tekadnya untuk terjun ke dalam urusan sosial politik negara itu, termasuk rencananya maju dalam pemilihan presiden tahun depan.

Ia mengatakan, pada 2020, rencananya memang hanya untuk mundur dari imamat karena ingin lebih leluasa berbicara tentang politik, “tanpa harus terbebani oleh aturan-aturan yang diterapkan oleh Gereja.”

Meskipun Gereja Katolik memang tidak melarang, apalagi membungkamnya ketika berbicara tentang politik, namun, jelasnya, selalu saja ada orang, termasuk para politisi tertentu, yang mempersoalkannya.

Pada tahun ini, kata dia, alasan keputusan itu yang berujung pada suratnya kepada Vatikan, ditambah oleh rencananya untuk menjadi calon presiden, yang ia klaim “sebagai tantangan baru dari aktivis dan para politisi muda untuk maju menjadi calon presiden dari generasi baru.”

Ia mengatakan, ia akan maju dari jalur independen, tetapi juga didukung oleh beberapa partai politik.

Romo Gusmao mengklaim tergerak masuk ke dalam kekuasaan karena Timor-Leste berada dalam situasi gawat darurat, yang diperperah oleh pandemi Covid-19.

“Negara kami sudah lumpuh. Saya menawarkan diri untuk bertindak. Selama ini kerja saya menulis dan berbicara di berbagai forum nasional dan internasional. Semua yang saya bahas itu menjadi kenyataan, solusi yang saya tawarkan hanya dijadikan sampah. Ya, saya harus bertindak,” katanya.

“Yang harus diubah ya, cara berpikir dan bertindak. Kami harus yakin bahwa kami bukan provinsi seberang lautan Portugal, bukan pula propinsi ke-27 Indonesia apalagi negara boneka milik Australia. Kami hanya ingin memakai otak sendiri untuk berpikir, kaki dan tangan sendiri untuk bekerja,” katanya.

Aria

Tags: Martinho Germano da Silva GusmãoTimor Leste
SendShare299Tweet187Send
Next Post
Paus Fransiskus Serukan Keadilan dan Dialog di Belarusia

Paus Fransiskus Tampik Kabar Akan Undur Diri

Jelang HUT Ke-446 Pemkot Ambon Gelar Doa Bersama Secara Virtual

Jelang HUT Ke-446 Pemkot Ambon Gelar Doa Bersama Secara Virtual

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net