Minggu, Juni 21, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita

Paus Fransiskus Ungkap Surat Pengunduran Dirinya

Paus Fransiskus menyebutkan rencana darurat itu saat wawancara dengan surat kabar Spanyol ABC. Paus ditanyai apa yang akan terjadi jika dia tidak berdaya karena masalah kesehatan, dan dia menjawab bahwa dia telah menandatangani surat pengundurannya.

22 Desember 2022
in Berita, Headline, Vatikan
Reading Time: 2 mins read
Paus Fransiskus Serukan Keadilan dan Dialog di Belarusia

Paus Fransiskus. (Istimewa)

Katoliknews.com – Paus Fransiskus mengakui bahwa dia menyiapkan surat pengunduran dirinya pada tahun 2013, tak lama setelah terpilih sebagai paus. Hal itu terjadi jika masalah kesehatannya menghalangi dia dalam menjalankan tugas.

Pengunduran diri itu merupakan rencana darurat. Fransiskus menggantikan pendahulunya, Benediktus XVI yang  mengundurkan diri karena usia lanjut. Benediktus XVI adalah paus pertama yang mengundurkan diri sejak Gregorius XII pada tahun 1415. Sebagian besar paus tetap menjabat sampai mereka wafat.

Paus Fransiskus memiliki masalah dengan lututnya dan pada tahun 2021 lalu ia membutuhkan operasi usus. Meski demikian, ia tetap menjalankan tugas kepausannya.

Surat Pengunduran Diri Paus

Paus Fransiskus menyebutkan rencana darurat itu saat wawancara dengan surat kabar Spanyol ABC. Paus ditanyai apa yang akan terjadi jika dia tidak berdaya karena masalah kesehatan, dan dia menjawab bahwa dia telah menandatangani surat pengundurannya.

Baca Juga

Menjadi Saksi Tuhan yang Militan

Lawatan Paus ke Spanyol: Ini Jawabannya Ketika Ditanya Dukung Madrid atau Barcelona?

Gebrakan Paus Leo XIV: Tunjuk Perempuan Awam Kepalai Dikasteri di Vatikan

Gereja Katolik di Papua Hangus Terbakar, Polisi Sebut Dipicu Lilin yang Lupa Dipadamkan

“Saya menandatanganinya dan berkata: ‘Jika saya menjadi cacat karena alasan medis atau apa pun, inilah pengunduran diri saya. Ini dia,’” katanya kepada tabloid Spanyol.

Paus menambahkan, surat itu diberikan kepada Kardinal Tarcisio Bertone, yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Negara Vatikan.

“Pada praktiknya sudah ada aturannya,” ujarnya.

“Saya tidak tahu kepada siapa Kardinal Bertone memberikannya, tetapi saya memberikannya ketika dia menjadi Menteri Luar Negeri,” tambah Paus, meskipun dia berharap Bertone meneruskan catatan itu kepada Menteri Luar Negeri yang baru, Pietro Parolin.

Fransiskus ingat bahwa salah satu pendahulunya, Paulus VI, yang memegang tongkat Kepausan dari tahun 1963 sampai 1978, juga menyiapkan surat pengunduran diri sebagai rencana darurat jika kesehatannya memburuk. Akhirnya, Paulus VI meninggal saat menjabat.

Sepanjang sejarah Kepausan—secara tradisional—Uskup Roma [Paus] tidak mengenal kata pensiun. Mereka menjabat sampai mereka wafat. Hanya enam paus yang mengundurkan diri dalam sejarah Gereja Katolik.

Tentang Kesehatan Paus Fransiskus

Jorge Mario Bergoglio terpilih menjadi paus pada usia 76 tahun, pada 13 Maret 2013. Ia mengambil nama Fransiskus [Santo Fransiskus dari Assisi] sebagai nama Pontifikatnya. Dia sekarang berusia 86 tahun.

Mantan Uskup Agung Buenos Aires, Argentina, ini memiliki beberapa masalah kesehatan sejak menjabat di Roma. Awal tahun ini dia terpaksa membatalkan kunjungan ke Afrika karena perawatan medis yang dia terima untuk lututnya.

Pada bulan Juni, seorang juru bicara Vatikan mengumumkan bahwa rencana kunjungan Paus ke Republik Demokratik Kongo dan Sudan Selatan harus dibatalkan “atas permintaan dokternya agar tidak membahayakan hasil terapi yang dia jalani untuk lututnya.”

Pada tahun 2021, Paus Fransiskus dioperasi untuk mengangkat bagian kiri usus besarnya. Dokter mengatakan bahwa ususnya menyempit, menyebabkan gejala nyeri, yang mengharuskan pengangkatan sebagian usus besarnya.

Menjalani Tugas seperti Biasa

Terlepas dari sejumlah masalah kesehatan, Paus tetap sibuk dengan tugas kepausannya. Selama wawancara dengan ABC, dia menyebutkan sejumlah tugas tersebut, termasuk upaya diplomatik Vatikan.

Ketika ditanya mengapa Vatikan berhati-hati dalam berbicara menentang rezim totaliter, Paus Fransiskus menjawab, “Takhta Suci selalu berusaha melindungi orang-orang… melalui dialog dan diplomasi. Takhta Suci tidak pernah sendirian… Takhta Suci selalu berusaha untuk menjaga hubungan diplomatik dan menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan dengan kesabaran dan dialog.”

Dia juga mengomentari Perang Ukraina, dengan mengatakan, “Apa yang terjadi di Ukraina sangat menakutkan. Ada kekejaman yang luar biasa. Ini sangat serius. Dan inilah yang saya kutuk terus-menerus.”

RianSafio

Sumber: greekreporter.com

Tags: Kesehatan Paus FransiskusPaus FransiskusPaus Gereja KatolikPenuunduran Diri Paus
SendShare24Tweet15Send
Next Post
Kementerian Agama Akhirnya Izinkan  Gereja-Gereja Dirikan Tenda untuk Ibadah Natal

Kementerian Agama Akhirnya Izinkan Gereja-Gereja Dirikan Tenda untuk Ibadah Natal

Alumni Driyarkara Berbagi dengan Anak-Anak PA Kasih Mandiri Bersinar

Alumni Driyarkara Berbagi dengan Anak-Anak PA Kasih Mandiri Bersinar

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net