Minggu, April 12, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita

Video Patung Bunda Maria Dipaksa Tutup dengan Terpal Viral, Polisi Sebut karena Desakan Ormas

23 Maret 2023
in Berita, Headline, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Video Patung Bunda Maria Dipaksa Tutup dengan Terpal Viral, Polisi Sebut karena Desakan Ormas

Foto: tangkapan layar

Katoliknews.com –  Video penutupan patung Bunda Maria di Rumah Doa Sasana Adhi Rasa Santo Yakobus di Padukuhan Degolan, Bumirejo, Lendah, Kulonprogo viral di media sosial, seperti instgram, twitter, facebook dan di grup whatsapp. Polisi menyebut karena desakan sekelompok masyarakat (ormas).

Tampak dalam video itu beberapa orang beberapa menutup patung dengan tinggi lebih dari 1 meter itu dengan terpal biru.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 22 Maret 2023.

Kepala Polsek Lendah, Agus Dwi Sumarsangko, mengatakan penutupan terpal pada patung tersebut karena protes dari ormas Islam beberapa waktu sebelumnya.

“Pemasangan terpal pada patung tersebut sebagai tindak lanjut atas kedatangan ormas Islam yang datang beberapa waktu lalu menyampaikan aspirasi masyarakat atas ketidakyamanan karena keberadaan patung tersebut,” kata Agus pada Kamis, 23 Maret seperti dikutip dari solopos.com.

Baca Juga

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati, Kebersihan Ekologis

Ia menjelaskan, ormas tersebut menganggap keberadaan Patung Maria tersebut  mengganggu mereka yang melaksanakan ibadah di Masjid Al-Barokah di kawasan itu.

Agus menegaskan penutupan patung tersebut bukan dilakukan polisi, melainkan oleh pemilik tempat doa tersebut.

“Kami hanya menyaksikan. Terpal itu juga dipesan oleh pemilik tempat doa dari Jakarta,” katanya.

Respons SETARA Institut

SETARA Institut–sebuah lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di Indonesia yang melakukan penelitian dan advokasi tentang demokrasi, kebebasan politik dan hak asasi manusia–menyayangkan adanya tindakan intoleransi tersebut.

“Apa pun alasannya tidak dapat dibenarkan. Semua warga negara punya hak yang sama untuk beragama dan beribadah menurut kepercayaan masing-masing,” kata  Direktus Setara,Halili pada Kamis, 23 Maret.

Menurutnya, jaminan kebebasan dalam beragama dan kepercayaannya sudah termuat dalam Pasal 29 Ayat 2 UUD 1945, karena itu hal tersebut bukan sesuatu yang dapat ditawar.

Tegasnya, ketiadaan penegakan hukum akan mengundang kejahatan lain.

“Ini [kejadian] semacam testing the water apakah negara mempunyai tindakan yang presisi yang dapat memastikan kelompok minoritas ini dilindungi,” katanya.

Lebih jauh, Halili menerangkan yang sedang terjadi tidak hanya di Kulonprogo, tetapi juga di kabupaten lain saat ini adalah apa yang disebut dengan mayoritarianisme, yaitu kelompok yang kuat cenderung menggunakan alasan stabilitas nasional atau politik untuk membiarkan persekusi kelompok minoritas.

“Selama ini memang banyak kelompok yang banyak itu diam atau silence majority. Kalau ada segelintir orang yang tidak merepresentasikan kelompok yang banyak, sedangkan kelompok yang banyak tersebut memilih diam, ya akhirnya ruang-ruang publik akan ditentukan segelintir orang tersebut,” ucapnya.

Halili berharap Pemerintah Kabupaten Kulonprogo dapat mengupayakan jaminan kebebasan beragama dengan kembali membuka patung tersebut dan memastikan kejadian serupa tidak terjadi di wilayah lain di Kulonprogo.

Tags: Ormas Islam Minta Patuang Maria Ditutup TerpalPatung Bunda Maria Lendahpatung Maria ditutup terpal
SendShare33Tweet21Send
Next Post
Cara Unik Umat Paroki Santo Antonius Tataaran Wujudkan APP 2023

Cara Unik Umat Paroki Santo Antonius Tataaran Wujudkan APP 2023

Suster-Suster SFD Merayakan Satu Abad Berkarya di Nusantara

Suster-Suster SFD Merayakan Satu Abad Berkarya di Nusantara

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net