Minggu, Agustus 16, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita

Geliat Iman Orang Muda Katolik di Dekanat Perbatasan

Meskipun berada di perbatasan, iman Orang Muda Katolik di Dekanat Perbatasan hendaknya tidak terbatas.

30 Juni 2023
in Berita, Headline, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Geliat Iman Orang Muda Katolik di Dekanat Perbatasan

Foto: RP Charlest OFM/Katoliknews

Katoliknews.com — Orang Muda Katolik Sedekanat Perbatasan di Keuskupan Sintang,  Kalimantan Barat berkumpul merayakan dan menumbuhkan iman akan Yesus Krisitus dengan diajak meneladan sosok Maria.

Perjumpaan persaudaraan dan iman itu mengambil tempat di Paroki Nanga Kantuk pada 21-23 Juni 2023. Mereka datang dari sejumlah paroki, antara lain dari Paroki St. Martinus -Banua Martinus,  Paroki St. Dismas – Lanjak, Paroki St. Monfort – Badau, dan selaku tuang rumah, Paroki St. Paulus Nanga Kantuk.

Pertemuan ini dengan tajuk besar: “ Meneladan Maria: Orang Muda Bangkit dan Bersaksilah.”

Pastor Georgius Harahan OFMCap, Dekan Dekanat Perbatasan menjelaskan, kegiatan temu OMK ini selaras dengan Arah Dasar Keuskupan Sintang di tahun iman, yakni  Orang Muda diajak  mendalami dan menghayati siapa Maria dalam Iman Katolik.

Melalui hajatan ini, kata Pastor George, sapaannya, peran Maria dalam sejarah keselamatan dan bagaimana Geteja memghormati Maria didalami dan dihayati oleh orang muda.

Baca Juga

Mengapa Jakarta? FABC XII dan Relevansi Indonesia bagi Asia

Sekelumit tentang Buku “Inkarnasi Biologis”, Karya Ilmuwan Katolik Indonesia

Sosok Uskup Agung Walter Erbi, Nunsius Apostolik Baru untuk Indonesia

Breaking News: Paus Leo XIV Tunjuk Uskup Kelahiran Turin Jadi Dubes Vatikan untuk Indonesia

“Orang Muda Katolik harus menunjukkan iman yang tidak terbatas; tidak takut mendalami, menghayati dan tidak gentar memberi kesaksian,” kata Imam Kapusin itu.

Sementara itu, Pastor Kolek dari Komisi Kateketik Keuskupan Sintang pada Misa pembuka mengatakan, meskipun berada di perbatasan, iman Orang Muda Katolik di Dekanat Perbatasan hendaknya tidak terbatas.

Tiga Tiang Penyangga

Untuk mendalami tema tersebut, tim panitia dekanat melibatkan tiga komisi dari Keuskupan Sintang. Ketiga komisi itu adalah Komisi Kitab Suci, Komisi Kateketik, dan Komisi Liturgi.

Adapun materi dari tiga komisi ini diharapkan menjadi tiga tiang penyangga bagi iman orang muda katolik terutama dalam hubungan dengan Bunda Maria.

Pastor Nera dari Komisi Kitab Suci dalam rekoleksi pembukaan menekankan harumnya kesaksian iman Maria sehingga digelari sebagai Rosa Mistika, Mawar yang harum, dan lain sebagainya.

Pastor Kolek pada sesi pertama di hari kedua (23 Juni) mencoba membantu orang-orang muda untuk mendalami dogma-dogma Maria dan bagaimana mempertanggungjawabkan iman tentang Maria.

Di sesi kedua, Pastor Fabi CM dari Komisi Liturgi memuncaki pemahaman orang muda dengan menawarkan tema Maria dan Ekaristi.

“Orang muda harus memiliki tatapan seperti Maria terhadap Yesus di dalam Ekaristi,” ajaknya.

Outbound: Lumpur Dosa

Dinamika pada hari kedua dilanjutkan dengan Outbound yang dimulai Pkl 14.00 WIB. Outbound bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Nanga Kantuk.

Dari tenda pertemuan, para peserta mengadakan devile sambil menyanyikan lagu-lagu rohani menuju lapangan outbound.

Semua permainan dalam sesi outbound dinamai dengan nama yang khas kristiani. Puncaknya adalah permainan yang dinamai Lumpur Dosa.

Rischa Sindy Tama, Seksi Outbound sekaligus Ketua OMK Paroki St. Paulus Nanga Kantuk mengisahkan, semua permainan sengaja dinamai dengan nama Kristiani untuk melanjutkan refleksi tentang iman Kristiani.

“Semoga dengan rupa-rupa karunia yang dimiliki, orang muda semakin bertumbuh dalam iman, harapan, dan kasih”, jelasnya.

Lumpur dosa, lanjut Ores, sapaannya, mengingatkan Orang Muda akan pahitnya berkubang dalam lumpur dosa dan sekaligus menghayati seperti kasih Karuni Allah yang terjadi dalam diri Maria.

“Maria berani terbuka pada kehendak Allah swhingga ikut ambil bagian dalam membebaskan manusia dari kubangan dosa,” kata Ores.

OMK dalam balutan busana adat Dayak. Foto: RP Charlest OFM/Katoliknews

Hari kedua ditutup dengan acara pentas seni yang menampilkan kreatifitas dari masing-masing paroki dan kelompok yang telah dipersiapkan.

Katekese Pengakuan Dosa

Sebelum Misa Penutup Kegiatan Temu OMK pada hari terakhir, Pastor Eras OFM membantu peserta untuk menyadari rahmat pengampunan melalu sakramen rekonsiliasi.

“Kita tidak layak untuk diampuni, tetapi Allah Maha Kasih mau mengaapuni kita semua,” ungkap Iman Fransiskan itu.

Kegiatan ditutup dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pastor George Haraan OFMCap.

“Seperti Bunda Maria, yang adalah orang muda saat menanggapi panggilan Allah, mari kita tidak takut untuk menjawab panggilan Allah dan siap untuk bersaksi sebagai Orang Muda” ajaknya.

“Orang Muda Katolik, Bangkit dan Bersaksilah,” tutupnya.

Kontributor: Pastor Charlest OFM

Tags: Bunda MariaDekanat PerbatasanOrang Muda Katolik
SendShare74Tweet46Send
Next Post
Perihal Pembatalan Perkawinan dalam Gereja Katolik

Perihal Pembatalan Perkawinan dalam Gereja Katolik

Mengapa Kita Mesti Mengampuni Sesama?

Mengapa Kita Mesti Mengampuni Sesama?

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net