Sabtu, April 11, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

5 April 2026
in Headline, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
PGI Kecam Penyegelan Tempat Ibadah di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung

Penyegelan tempat ibadah Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika yang berlokasi di Teluk Naga, Tangerang. (Dokumentasi PGI).


KatolikNews – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengecam tindakan penyegelan tempat ibadah Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika yang berlokasi di Teluk Naga, Tangerang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 3 April 2026, sesaat setelah jemaat gereja itu melaksanakan ibadah Jumat Agung.

“Peristiwa ini melukai perasaan umat Kristen yang sedang memasuki perayaan Paskah, dan mencederai komitmen bangsa terhadap kebebasan beragama dan beribadah sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 28E dan Pasal 29,” kata Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian PGI, Pendeta Etika Saragih.

PGI mengakui pentingnya ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, termasuk perizinan bangunan.

Namun, menurut Pendeta Etika, “penegakan aturan tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan hak dasar warga negara, terlebih dalam situasi yang sarat tekanan sosial dan potensi diskriminasi terhadap kelompok minoritas.”

Baca Juga

Mengubah Dunia Menuju Peradaban Cinta Persaudaraan

Uskup Sibolga Bantah Terlibat dalam Ibadah Raya Paskah dari Kelompok Gereja Protestan; Minta Pencatutan Fotonya Ditarik Kembali

“Mendalam! Komprehensif! Kontekstual!” Pimpinan berbagai Tarekat Fransiskan Bicara tentang Buku Baru Karya Profesor Eddy Kristiyanto OFM

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati, Kebersihan Ekologis

PGI pun mendesak pemerintah untuk mewujudkan jaminan rasa aman dalam beribadah bagi seluruh penganut agama dan kepercayaan tanpa terkecuali, serta memastikan tidak ada tindakan serupa yang menghambat hak fundamental warga negara.

Organisasi itu juga meminta agar aparat negara tidak tunduk pada tekanan kelompok tertentu, tetapi berdiri tegak sebagai pelindung seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

“PGI mendorong dialog yang inklusif dan berkeadilan guna mencari solusi jangka panjang dan permanen yang menghormati hak semua pihak,” tulis Pendeta Etika.

“PGI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, mengedepankan semangat toleransi, dan merawat kebinekaan sebagai anugerah serta kekuatan bangsa Indonesia,” tambahnya.

PGI menekankan bahwa dalam perspektif iman Kristiani, panggilan gereja adalah menghadirkan damai di tengah dunia.

“Namun damai tidak boleh dibangun di atas ketidakadilan.”

Organisasi yang menghimpun lebih dari 100 anggota dari berbagai denominasi Kristen ini menyampaikan harapan bahwa negara sungguh-sungguh hadir sebagai penjamin keadilan dan pelindung kebebasan beragama bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Tags: penyegelan rumah ibadahPGI
SendShare8Tweet5Send
Next Post
Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati, Kebersihan Ekologis

Kebersihan Makam Yesus: Kebersihan Hati, Kebersihan Ekologis

Sekelumit Pemikiran Paus Fransiskus dalam Buku Karya Mgr. Max Regus

Sekelumit Pemikiran Paus Fransiskus dalam Buku Karya Mgr. Max Regus

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net