Minggu, Agustus 16, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Ansy Lema: Eksploitasi Sentimen SARA Bentuk Strategi Politik Murahan

2 September 2016
in Headline, Nusantara, Pilihan Editor
Reading Time: 1 min read
Ansy Lema: Eksploitasi Sentimen SARA Bentuk Strategi Politik Murahan

Ansy Lema. (Foto: Facebook)

Katoliknews.com – Memainkan isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) dalam kontestasi politik seperti Pilkada adalah strategi politik murahan, demikian kata Ansy Lema, pengamat sekaligus juru bicara Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjaja Purnama atau Ahok.

Ia mengatakan hal itu merespon masih kuatnya tendensi memanfaatkan isu SARA menjelang Pilkada DKI tahun depan.

Kata Ansy, persaingan politik boleh saja ketat, namun persaudaraan sebagai sesama anak bangsa harus terus dijaga. Baginya, rivalitas antarkandidat untuk merebut kursi kekuasaan harus merupakan kompetisi ide dan gagasan.

“Pilkada bermartabat pasti memuliakan adu konsep, adu otak untuk memajukan Jakarta, bukan adu otot, apalagi mengeksploitasi sentimen SARA  untuk menyerang rival politik”, ujar intelektual muda asal Nusa Tenggara Timur ini, Selasa 30 Agustus 2016.

Publik Jakarta, kata Ansy, adalah pemilih cerdas dan karena itu, yang mesti dikedepankan adalah politik yang cerdas pula.

Baca Juga

Mengapa Jakarta? FABC XII dan Relevansi Indonesia bagi Asia

Sekelumit tentang Buku “Inkarnasi Biologis”, Karya Ilmuwan Katolik Indonesia

Sosok Uskup Agung Walter Erbi, Nunsius Apostolik Baru untuk Indonesia

Breaking News: Paus Leo XIV Tunjuk Uskup Kelahiran Turin Jadi Dubes Vatikan untuk Indonesia

Ia menegaskan, sebagai ibukota negara, Jakarta menjadi miniatur Indonesia karena menjadi tempat tinggal anak bangsa dari berbagai latar belakang kultur, etnik dan agama.

“Tanggung jawab kita bersama untuk menghadirkan Jakarta sebagai rumah bersama, hunian yang nyaman bagi semua anak bangsa,” kata Ansy.

Pilkada DKI Jakarta, menurut dia, mesti menjadi Pilkada yang bermartabat, sehingga bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

“Ciri Pilkada bermartabat adalah seluruh proses kontestasi elektoral berlangsung dalam suasana damai dan mengedepankan etika dan logika dalam kompetisi,” imbuh Dosen Ilmu Politik di Universitas Nasional Jakarta ini.

Stefan/Katoliknews

Tags: Ansy LemaPilkada DKI Jakartasentimen SARA dalam politik
SendShare42Tweet19Send
Next Post
Pastor Agatho Elsener OFMCap: Dikenang Sebagai Pewaris Pertanian Organis

Pastor Agatho Elsener OFMCap: Dikenang Sebagai Pewaris Pertanian Organis

Uskup Malang Akan Ditahbiskan Pada 3 September

Ini Agenda Acara Tahbisan Uskup Malang

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net