Sabtu, April 18, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Paus Fransiskus: Semua Pastor Bisa Ampuni Dosa Aborsi

23 November 2016
in Dunia, Headline, Pilihan Editor
Reading Time: 1 min read
Paus Fransiskus: Semua Pastor Bisa Ampuni Dosa Aborsi

Paus Fransiskus menutup Pintu Suci di Gereja Basilika Santo Petrus di Vatikan, 20 November 2016 (Tiziana Fabi/pool photo via AP).

Katoliknews.com – Paus Fransiskus telah memberikan wewenang kepada semua pastor untuk mengampuni dosa aborsi, demikian menurut sepucuk surat apostolik yang diterbitkan hari Senin, 21 November 2016.

Langkah itu, yang sebelumnya berlaku selama Tahun Suci Kerahiman Ilahi yang baru berakhir pada tanggal 20 November, kini diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Dengan ini saya memberikan wewenang kepada semua pastor, dalam kebajikan pelayanan mereka, untuk mengampuni orang-orang yang telah melakukan dosa aborsi,” tulis Paus dalam surat apostolik itu.

Hak untuk mengampuni dosa aborsi sebelumnya hanya diberikan kepada para uskup atau pastor pengakuan dosa yang diberi wewenang khusus.

Paus Fransiskus memang menekankan bahwa “aborsi adalah dosa besar karena mengakhiri kehidupan janin yang tidak bersalah,” tetapi dia menambahkan “tidak ada dosa yang tidak bisa dijangkau dan dihapus oleh rahmat Allah ketika rahmat itu menemukan hati yang bertobat dan berusaha berdamai dengan sang Bapa.”

Baca Juga

Pastor Marsel Agot SVD, Penerima Penghargaan Lingkungan dan Maarif Award Meninggal Dunia

Sunyi, Tanya, Tuhan

Biarawati-Dokter Pemenang Penghargaan Magsaysay Tutup Usia

Trump Menolak Berdamai dengan Paus Leo XIV: Gedung Putih dan Vatikan Memanas

Keputusan ini dibuat agar wanita yang melakukan aborsi dapat kembali beribadah di Gereja.

Pengampunan ini sejalan dengan sikap Paus kelahiran Argentina itu—yang sejak terpilih menduduki Tahta Suci—membuat institusi keagamaan yang dipimpinnya lebih inklusif bagi semua kalangan.

Sementara itu, Jon O’Brien, Ketua Catholics for Choice, sebuah organisasi Katolik pro-aborsi berbasis di Washington D.C, menyatakan sikap Paus Fransiskus harus disambut baik.

Kendati begitu, kata dia, fakta bahwa Tahta Suci masih memandang aborsi sebagai dosa tetaplah “menyedihkan.”

O’Brien mengatakan, perempuan Katolik kebanyakan tidak berbondong-bondong ke Gereja meminta pengampunan.

Surat Paus Fransiskus, baginya, lebih baik dimaknai sebagai pesan simbolis mendamaikan perempuan Katolik yang memilih aborsi dengan para pastor yang kerap ngotot menentang pengguguran kandungan.

“Mungkin pesan Paus Fransiskus yang sesungguhnya bukan ditujukan bagi para perempuan Katolik, melainkan menyasar para pastor dan uskup yang terkadang ngotot menghukum wanita yang membuat keputusan pribadi, yang berbeda dari aturan agama,” kata O’Brien.

Katoliknews

Tags: aborsiPaus Fransiskus
SendShare167Tweet103Send
Next Post
HUT k-67 Uskup Pontianak Disertai Acara Galang Dana Bangun Gereja

HUT k-67 Uskup Pontianak Disertai Acara Galang Dana Bangun Gereja

Toleransi di Albania: Umat Muslim Ikut Bantu Bangun Gereja

Toleransi di Albania: Umat Muslim Ikut Bantu Bangun Gereja

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net