Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Konferensi Waligereja Kongo Jadi Penengah bagi Pihak Pemerintah dan Pihak Oposisi

4 Januari 2017
in Dunia
Reading Time: 1 min read
Konferensi Waligereja Kongo Jadi Penengah bagi Pihak Pemerintah dan Pihak Oposisi

Mgr Leonard Santedi Kinkupu (Foto: ist)

Katoliknews.com – Rektor Universitas Katolik Kinshasa dan mantan Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Kongo, Mgr Leonard Santedi Kinkupu mengungkapkan kebahagiaannya setelah Konferensi Wali Gereja Kongo mampu menjadi penengah bagi pihak Pemerintah dan pihak Oposisi di negara tersebut, Sabtu, 31 Desember 2016.

Sebagaimana dilansir Catholic News Service, Mgr Kinkupu mengajak semua warga Kongo untuk menghormat langkah besar ini, buah dari dialog yang diatur oleh Gereja.

“Menjadi sebuah negara Katolik telah memberi kita keuntungan lebih-lebih bagi sebagian negara di Afrika yang masih jauh dari perdamaian. Gereja wajib membawa perdamaian,” katanya.

Mgr Kinkupu mengatakan, baik pihak Pemerintah dan terutama pihak Oposisi sangat berterima kasih karena Gereja Katolik di Kongo bersedia menjadi mediator untuk mereka.

“Gereja akan selalu terlibat langsung  dalam urusan perdamaian dan bersedia menjadi mediator untuk sebuah negosiasi. Kami sekarang memiliki kesempatan nyata agara kekerasan dapat dihentikan di negara kita, dan ini adalah mengapa semua orang menyambut keterlibatan gereja dalam menawarkan harapan perdamaian,” katanya.

Baca Juga

Kardinal Müller dan Schönborn: Penahbisan Perempuan dalam Gereja Katolik itu Mustahil

Paus Fransiskus Buka Jalan Beri Gelar Santo bagi Beato Carlo Acutis

Gereja Katolik dan Gereja Baptis Jadi Sasaran Serangan Udara Militer Myanmar di Negara Bagian Chin

Pemilu AS: Joe Biden yang Katolik Tidak Disukai Mayoritas Pemilih Katolik

Pada bulan Agustus 2016, Konferensi Waligereja Kongo memberikan tawaran mediasi setelah pemimpin oposisi menuduh pihak pemerintah menunda pemilihan umum secara sepihak.

Namun, upaya mediasi tersebut tak ditanggapi, bahkan kekerasan di negara tersebut semakin memburuk.

Kongo dikenal dengan mineralnya yang melimpah. Kebijakan pengolahan mineral yang dilakukan pemerintah sering tak disetujui oleh rakyat dan mendorong mereka untuk melakukan pembertontakan.

Sedikitnya ada enam juta warga Kongo yang tewas dalam perang antara pemberontak dan pemerintah selama periode 1993-2006.

Belasan tahun terakhir kondisi di negara tersebut membaik, namun masih saja ada pihak pemberontak yang tidak menyetujui kebijakan pemerintah, terutama dalam mengolah sumber daya alam.

Katoliknews/Yohanes Trisno

 

Tags: GerejaKinkupukonferensikongo
SendShare25Tweet7Send
Next Post
Paus Fransiskus Ajak Para Peziarah Doakan Para Napi yang Tewas di Brazil

Paus Fransiskus Ajak Para Peziarah Doakan Para Napi yang Tewas di Brazil

Uskup Calgary Mengajukan Surat Pengunduran Diri kepada Paus Fransiskus

Uskup Calgary Mengajukan Surat Pengunduran Diri kepada Paus Fransiskus

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net