Minggu, April 19, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Uskup Timika Kecam Kebijakan Pemda Papua Terkait Kelapa Sawit

19 Januari 2017
in Headline, Nusantara
Reading Time: 1 min read
Uskup Timika Kecam Kebijakan Pemda Papua Terkait Kelapa Sawit

Uskup Timika, Mgr John Philipus Saklil (Foto: ist).

Katoliknews.com – Pemimpin Gereja Katolik Keuskupan Timika, Mgr John Philipus Saklil mengkritik keras kebijakan pemerintah daerah Papua yang terus memberikan izin pembukaan lahan di bumi Cendrawasih kepada pihak Pengusaha perkebunan kelapa sawit, Rabu 18 Januari 2017.

Sebagaimana dilansir ANTARA, Uskup Saklil meminta Pemda Papua agar tidak menghilangkan kearifan lokal masyarakat yang hidup dari makanan pokok sagu dan umbi-umbian dengan cara ‘merusak’ puluhan bahkan ratusan ribu hektar hutan untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit.

“Masyarakat Papua makan sagu, makan umbi-umbian, makan pisang. Kita bukan makan kelapa sawit,” katanya.

Uskup Saklil menilai, sudah banyak contoh kegagalan program perkebunan sawit seperti di Kalimantan dan Keerom, Provinsi Papua.

Akibatnya, warga setempat tidak lagi memiliki lahan untuk ditanami sagu dan umbi-umbian karena tanah mereka dijual untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga

Pastor Marsel Agot SVD, Penerima Penghargaan Lingkungan dan Maarif Award Meninggal Dunia

Sunyi, Tanya, Tuhan

Biarawati-Dokter Pemenang Penghargaan Magsaysay Tutup Usia

Trump Menolak Berdamai dengan Paus Leo XIV: Gedung Putih dan Vatikan Memanas

“Contoh yang paling dekat di Keerom, apakah sekarang masyarakat Keerom sudah kaya raya dengan kelapa sawit. Tidak! Jadi, jangan paksakan masyarakat Papua untuk membangun hidupnya dari tanaman yang bukan kebiasaan adatnya,” tegasnya.

Pemda di Papua, lanjut dia, seharusnya tidak hanya memikirkan pendapatan sebesar-besarnya dari investasi perkebunan kelapa sawit, tetapi juga harus memperhatikan dampak sosial dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat serta dampak ekologis dari kerusakan lingkungan yang ditimbulkan kelapa sawit.

“Selama ini yang mengizinkan investor-investor besar dari luar untuk membangun perkebunan kepala sawit itu kan pemerintah daerah. Tidak mungkin investor masuk kalau tanpa izin pemerintah setempat. Saya minta pemerintah di Tanah Papua lebih peka menyikapi masalah ini,” tutupnya.

 

Yohanes Trisno/Katoliknews

Tags: John Philip SaklilKelapa SawitTimikaUskup
SendShare125Tweet10Send
Next Post
Gelar Natal dan Tahun Baru Bersama, Mahasiswa Katolik Se-Jakarta Selatan Usung Semangat Kebhinekaan

Gelar Natal dan Tahun Baru Bersama, Mahasiswa Katolik Se-Jakarta Selatan Usung Semangat Kebhinekaan

Hukum Baru: Belaskasih Allah

Hukum Baru: Belaskasih Allah

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net