Selasa, Juni 23, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Di Tiongkok, Umat Katolik Dilarang Berdoa

9 Juni 2016
in Dunia, Headline
Reading Time: 1 min read
Di Tiongkok, Umat Katolik Dilarang Berdoa

Katoliknews.com – Polisi di Provinsi Hebei, Tiongkok bagian utara melarang umat Katolik di Keuskupan Handan untuk mengadakan doa bersama, menyusul terjadinya aksi perusakan terhadap benda rohani di gereja Di Xiao Di Ba oleh sekelompok orang pada 27 Mei 2016 lalu.

Para peristiwa 27 Mei itu, para pelaku  menggeledah tabernakel dan hosti dibuang ke tanah. Salah seorang pelaku bernama Chen Jing’en yang berusia 19 tahun berhasil ditangkap polisi, namun belum ada penjelasan terkait motif di balik aksi mereka.

Sebagaimana dilansir Ucanews.com, Rabu 8 Juni, menyusul peristiwa itu, Keuskupan Handan kemudian menyeruhkan agar umat Katolik menggelar doa bersama.

Lewat sebuah surat terbuka, Mgr Stephen Yang Xiangtai meminta sekitar 160.000 umat Katolik untuk menggelar novena di gereja Di Xiao Di Ba.

Namun, komite agama pemerintah menyatakan bahwa kegiatan doa itu ilegal. Mereka pun mengeluarkan perintah kepada pihak keuskupan agar kegiatan itu dibatalkan.

Baca Juga

Persekolahan Fransiskus: Rumah untuk Murid Miskin Kota

[Renungan Harian Senin, 22 JUNI 2026] Menolak Benci dan Gosip

Menjadi Saksi Tuhan yang Militan

Lawatan Paus ke Spanyol: Ini Jawabannya Ketika Ditanya Dukung Madrid atau Barcelona?

Tidak hanya melarang doa di gereja Di Xiao Di Ba, pemerintah juga melarang kegiatan doa di seluruh kabupaten, sambil memperingatkan para pastor agar tidak memobilisasi umat untuk berdoa.

Mereka juga melarang Mgr Stephen mengeluarkan pernyataan bahwa pembatalan kegiatan doa tersebut karena melanggar peraturan pemerintah.

Sementara itu, beberapa imam diinterogasi oleh aparat.

Salah satu umat Katolik menyatakan, sekitar 3.500 polisi dikerahkan ke gereja-gereja di keuskupan itu.

“Di Xiao Di Ba, gereja dikelilingi oleh para polisi sehari sebelumnya. Mereka merampas ponsel umat untuk menghapus foto-foto dan video yang telah diambil,” kata sumber itu.

Roby Sukur/Katoliknews

SendShare37Tweet11Send
Next Post

PMKRI Tidak Puas dengan Permintaan Maaf Panitia Simposium Anti PKI

Keuskupan Agung Medan Dukung Pengembangan Pariwisata Danau Toba

Keuskupan Agung Medan Dukung Pengembangan Pariwisata Danau Toba

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net