Sabtu, Agustus 15, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Headline

Apa yang Menggerakkan Romo Magnis untuk Peduli?

26 November 2016
in Headline, Sosok
Reading Time: 2 mins read
Moral Katolik Menilai LGBT

Romo Frans Magnis Suseno SJ

Katoliknews.com – Nama Romo Franz Magnis-Suseno SJ sudah tidak asing bagi mayoritas warga Indonesia.

Pilihan imam kelahiran Jerman ini melibatkan diri dalam masalah-masalah sosial, membuat ia dikenal sebagai salah satu imam Katolik yang vokal.

Ia sering diundang kemana-mana, menjadi narasumber dalam diskusi-diskusi. Dan, kerap kali,  bersama para aktivis dan tokoh agama lain, ia menjadi inisiator gerakan publik, menentang berbagai problem sosial, termasuk korupsi, intoleransi dan sederet soal lainnya.

Pilihan Romo Magnis ini, tidak hanya mendapat apresiasi dari banyak orang di dalam negeri.

Pada 21 November lalu, sebuah universitas di Milan, Italia memberi Romo Magnis penghargaan, yang disebut Matteo Ricci Award.

Baca Juga

Mengapa Jakarta? FABC XII dan Relevansi Indonesia bagi Asia

Sekelumit tentang Buku “Inkarnasi Biologis”, Karya Ilmuwan Katolik Indonesia

Sosok Uskup Agung Walter Erbi, Nunsius Apostolik Baru untuk Indonesia

Breaking News: Paus Leo XIV Tunjuk Uskup Kelahiran Turin Jadi Dubes Vatikan untuk Indonesia

Matteo Ricci Award yang diberikan oleh Universitas Sacro Cuore terinspirasi oleh jasa Pastor Matteo Ricci (1552-1610), seorang misionaris sekaligus ilmuwan matematika dan astronomi Katolik dari Italia serta dikenal sebagai sosok yang berkomitmen memperjuangkan perdamaian.

Franco Anelli, rektor Universitas Sacro Cuore, menyebut Romo Magnis adalah tokoh dengan kontribusi besar bagi dialog antarkeyakinan, baik dalam bidang sains dan akademik maupun diskusi publik.

Apa yang mendorong Romo Magnis untuk melibatkan diri dalam masalah-masalah sosial?

Hal itu ternyata berangkat dari keyakinannya bahwa itu merupakan implementasi tugas sebagai imam, yang adalah saksi Injil Yesus Kristus.

“Kesadaran bahwa setiap orang dikaruniai oleh Tuhan suatu martabat luhur – yang dihormati dengan dihormatinya hak-haknya sebagai manusia dan khususnya haknya untuk beriman sesuai dengan perintah suara hatinya, termasuk hakekat warta gembira Injil,” katanya, sebagaimana dilansir Ucanews.com, Jumat 25 November.

Ia juga menyatakan keperihatinan terkait situasi terkini di Indonesia, di mana masih ada aksi-aksi kekerasan atas nama agama hingga dalam bentuk serangan bom.

Ia mengatakan hal itu terjadi karena kesediaan untuk menghormati identitas masing-masing warga negara, yang adalah inti konsensus Pancasila – masih kurang.

“Masing-masing orang mau memaksakan kehendak. Itu sebenarnya suatu penghujatan karena hanya Allah yang mampu dan berhak menghakimi hati seseorang,” katanya.

Ia menjelaskan, dirinya menginginkan kondisi Indonesia yang mewujudkan cita-cita Pancasila, di mana setiap orang saling menghormati identitas masing-masing, menolak kekerasan dan bersedia bersama-bersama membangun kehidupan bangsa, dengan mewujudkan demokrasi dan solidaritas seluruh rakyat.

Katoliknews

Tags: Romo Franz Magnis-Suseno SJRomo Magnis
SendShare30Tweet18Send
Next Post
PMKRI Kecam Aksi Demo Ormas Islam di Gereja St Clara

PMKRI Kecam Aksi Demo Ormas Islam di Gereja St Clara

Paus Berduka Atas Kematian Fidel Castro, Tokoh Revolusioner Kuba

Paus Berduka Atas Kematian Fidel Castro, Tokoh Revolusioner Kuba

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net