Senin, Juni 22, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Antaragama

Uskup Agung Pemenang Nobel Kecam Aung San Suu Kyi

11 September 2017
in Antaragama, Berita, Dunia, Headline
Reading Time: 1 min read
Uskup Agung Pemenang Nobel Kecam Aung San Suu Kyi

Uskup Desmon Tutu

Katoliknews.com – Uskup Agung Afrika Selatan Desmond Tutu mengecam sikap Aung San Suu Kyi dalam mengatasi krisis di Rakhine.

Tutu yang juga mendapatkan penghargaan Nobel Perdamaian seperti halnya Suu Kyi, mengungkapkan rasa duka atas kondisi etnis Rohingya di Rakhine. Rasa duka itu disampaikan melalui surat kepada Suu Kyi.

Uskup agung berusia 85 tahun itu mengatakan, terjadi ‘horor terselubung’ dan ‘pembersihan etnis’ di Rakhine. Hal tersebut memaksanya untuk berbicara kepada perempuan yang selama ini dikagumi dan dia anggap sebagai ‘adik tersayang’.

Meskipun Suu Kyi sudah menyatakan bahwa pemerintahnya sudah mengatasi krisis yang berkembang cepat ini, Tutu tetap memperingatkan rekan sesama peraih Nobel itu untuk mengambil tindakan.

“Saya saat ini sudah tua, jompo dan secara formal sudah pensiun. Tetapi kali ini saya melanggar sumpah untuk tetap diam berbicara masalah publik, untuk berbicara mengenai kesedihan (di Rakhine),” ujar Tutu dalam surat yang diposting di sosial media, seperti dikutip Guardian, Jumat 8 September 2017.

Baca Juga

Persekolahan Fransiskus: Rumah untuk Murid Miskin Kota

[Renungan Harian Senin, 22 JUNI 2026] Menolak Benci dan Gosip

Menjadi Saksi Tuhan yang Militan

Lawatan Paus ke Spanyol: Ini Jawabannya Ketika Ditanya Dukung Madrid atau Barcelona?

“Selama bertahun-tahun saya menyimpan foto Anda (Aung San Suu Kyi) di meja untuk mengingatkan, betapa pengorbanan dan ketidakadilan yang kamu rasakan demi kecintaan terhadap rakyat Myanmar. Anda memberikan simbol kebenaran,” tutur uskup berusia 85 tahun itu.

“Kehadiran Anda di muka publik menyuarakan kekhawatiran atas kekerasan yang terjadi terhadap warga Rohingya. Tetapi dalam kejadian ‘pembersihan etnis’ dan tampak bahwa ‘genosida’ telah terjadi dan beberapa waktu terakhir terus makin cepat,” jelasnya.

“Sangat tidak sesuai untuk sosok simbol kebenaran memimpin negara seperti ini (Myanmar),” pungkas Tutu.

“Jika harga politik naiknya Anda ke dalam kekuasaan tinggi di Myanmar adalah sikap diam Anda (terhadap Rakhine), harga jelas terlalu mahal,” tegas Tutu.

Sikap Tutu menambah panjang kecaman terhadap situasi di Rakhine. Sebelumnya penghargaan Nobel Perdamaian termuda, Malala Yousafzai, juga meminta Myanmar memberikan perlindungan kepada etnis Rohingya.

Metrotvnews/j-aR/Katoliknews

Tags: katoliknewsKonflik RohingyaSan Suu KyiUskup Agung Desmon Tutu
SendShare48Tweet7Send
Next Post
37 Uskup Siap Hadiri Tahbisan Uskup Pangkalpinang

37 Uskup Siap Hadiri Tahbisan Uskup Pangkalpinang

Mgr Sunarko Tiba di Pangkalpinang dan Mulai Menetap

Mgr Sunarko Tiba di Pangkalpinang dan Mulai Menetap

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net