Minggu, Agustus 16, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Inspiratif

Tips untuk Bahagia: Belajar dari St Yusuf

4 Mei 2021
in Inspiratif
Reading Time: 2 mins read
Tips untuk Bahagia: Belajar dari St Yusuf

Santo Yusuf

Pada 8 Desember 2020, Paus Fransiskus menerbitkan Surat Apostolik Patris Corde. Surat itu muncul bertepatan dengan 150 Tahun Pemakluman Santo Yosef sebagai Pelindung Gereja Semesta. Dalam surat itu, kita dapat menemukan lima kata kunci yang sangat inspiratif, yang memberi petunjuk menemukan sukacita dalam hidup.

Miracle

“Allah selalu menemukan cara untuk menyelamatkan kita, asalkan kita menggunakan keberanian yang sama seperti tukang kayu dari Nazaret itu yang tahu bagaimana mengubah masalah menjadi peluang”.

Dalam situasi sulit Yusuf menjadi mukjizat bagi keluarga kudus.

Acceptance

Baca Juga

Obituari Pater Nico Syukur Dister OFM: Guru Fransiskan, Cahaya yang Tetap Menuntun dari Fajar Timur

Rayakan Ultah Ke-100, Suster Irene Minta Kado yang Tak Terduga

Kisah Junko Memeluk Katolik karena Kanker yang Diderita Suaminya

Lima ayat Kitab Suci yang dahsyat saat merasa hidup tidak berarti apa-apa lagi!

“Bila kita tidak berdamai dengan sejarah kita sendiri, kita bahkan tidak akan mampu melangkah lebih jauh karena kita akan selalu tetap tersandera oleh harapan kita sendiri dan kekecewaan yang ditimbulkannya”.

Yusuf menerima kehidupan, bukan memberontak.

Cocreator

“Pribadi yang bekerja, apa pun pekerjaannya, bekerja sama dengan Allah sendiri, menjadi pencipta-pencipta kecil dunia di sekeliling kita”.

Sebagai tukang kayu, Yusuf mampu memaknai segala perkara hidupnya sebagai sebuah mosaik yang indah dan penuh makna.

Love

“Logika kasih adalah selalu logika kebebasan. Yusuf mengetahui bagaimana mengasihi dengan kebebasan luar biasa. Ia tidak pernah menempatkan dirinya sebagai pusat. Ia tahu bagaimana membuat dirinya bukan sebagai pusat, ia menempatkan Maria dan Yesus sebagai pusat kehidupannya”.

Jika mau mengasihi, belajarlah bersikap rendah hati.

Perseverance

“Hendaknya kita tidak pernah berpikir bahwa percaya berarti menemukan solusi-solusi penghiburan yang mudah. Iman yang diajarkan Kristus kepada kita adalah iman yang kita lihat pada diri Santo Yusuf, yang tidak mencari jalan pintas, tetapi menghadapi dengan mata terbuka apa yang sedang terjadi padanya, dengan bertanggungjawab atas hal itu secara pribadi”.

Bertekunlah!


Artikel ini dikutip dari blog Christusmedium.com, milik Pastor Andre Atawolo, OFM, dosen di STF Driyarkara, Jakarta. Baca artikel lain Pastor Andre dengan mengunjungi blognya.

Tags: Santo Yusuf
SendShare65Tweet41Send
Next Post
10 Berkah Ekaristi

Pastor Koreksi Ceramah Ustad yang Sebut Orang Katolik Menyembah Tuhan dengan Perantaraan Santo Domingo

Gereja Katolik di Timor-Leste Bantu Perbaiki Rumah Korban Banjir

Gereja Katolik di Timor-Leste Bantu Perbaiki Rumah Korban Banjir

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net