Minggu, Juni 21, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita

Fransiskan Beri Hewan Kurban untuk GP Ansor pada Idul Adha 2021

Dalam rapat awal tahun Gardianat tersebut menyepakati diadakan silaturahmi sebagai bentuk konkret dari dialog lintas agama dan kebangsaan yang menjadi salah satu perhatian dari kehadiran Tarekat OFM di Indonesia.

20 Juli 2021
in Berita, Headline, Nusantara
Reading Time: 2 mins read
Fransiskan Beri Hewan Kurban untuk GP Ansor pada Idul Adha 2021

Katoliknews.com — Mengenakan jubah coklat kehitam-hitaman, tiga biarawan Fransiskan dari Gardianat Damieta Jakarta tiba di pelataran Kantor Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat pada Senin 19 Juli 2021.

Para pengikut Santo Fransiskus Assisi itu datang membawa dan menyerahkan seekor kambing sebagai hewan kurban untuk perayaan keagamaan kaum Muslim, Idul Adha 2021. Mereka (para Fransiskan-red) disambut salah seorang anggota GP Ansor.

“Pemberian kambing kurban ini merupakan aksi solidaritas keagamaan kita terhadap saudara-saudara Muslim yang merayakan Idul Adha 2021,” kata Alfred OFM, salah seorang Fransiskan yang hadir dalam kesempatan itu. Dua Fransiskan yang hadir bersama Alfred adalah Frater Mario OFM dan Pastor Mateus Batubara OFM.

Seperti dilansir ofmindonesia.org, pemberian hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha merupakan program Gradianat Damieta. Adapun Gardianat ini terdiri dari Komunitas Pastoran Hati Kudus Kramat, Komunitas Vincentius, dan Komunitas Bernardus Quintavalle—bersebelahan dengan Kantor GP Ansor, Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Dalam rapat awal tahun Gardianat tersebut menyepakati diadakan silaturahmi sebagai bentuk konkret dari dialog lintas agama dan kebangsaan yang menjadi salah satu perhatian dari kehadiran Tarekat OFM di Indonesia.

Baca Juga

Menjadi Saksi Tuhan yang Militan

Lawatan Paus ke Spanyol: Ini Jawabannya Ketika Ditanya Dukung Madrid atau Barcelona?

Gebrakan Paus Leo XIV: Tunjuk Perempuan Awam Kepalai Dikasteri di Vatikan

Gereja Katolik di Papua Hangus Terbakar, Polisi Sebut Dipicu Lilin yang Lupa Dipadamkan

Dari sisi sejarah, Fransiskan memiliki sweet memory dengan kaum Muslim. Pada 800-an tahun silam, sekitar tahun 1219, saat berlangsungnya Perang Salib, Santo Fransiskus Assisi—pendiri Ordo Fransiskan, datang ke Mesir tepatnya di Kota Damieta.

Awalnya, Fransiskus dicurigai sebagai mata-mata tantara Salib, namun karena tutur katanya yang halus dan sederhana, ia akhirnya diterima dengan baik oleh Sultan Malik al-Kamil, pemimpin perang pasukan Muslim. Konon diceritakan, sang Sultan terkesan dengan kepribadian tokoh yang dijuluki il Poverello itu. Sang Sultan pun memberikan izin dan perlindungan khusus baginya untuk melakukan ziarah selama di Tanah Suci.

Momen itu, oleh banyak pihak, dijadikan sebagai peristiwa monumental hubungan harmonis antara Kristen (yang diwakili Fransiskus Assisi) dan Islam yang diwakil Sultan Malik al-Kamil. Para pengikut Fransiskus pun terus merawat tradisi itu hingga kini, termasuk di bumi pertiwi Indonesia.

Tags: FransiskanGP AnsorIdul Adha 2021OFM Indonesia
SendShare97Tweet61Send
Next Post
Tarekat Suster CB Ubah Rumah Pembinaan Syantikara Jadi Shelter Pasien Covid-19

Tarekat Suster CB Ubah Rumah Pembinaan Syantikara Jadi Shelter Pasien Covid-19

Gereja Ajukan Izin Pendirian Universitas Katolik Pertama di Timor-Leste

Gereja Ajukan Izin Pendirian Universitas Katolik Pertama di Timor-Leste

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net