Senin, April 13, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Feature

Tanam Pohon di Mata Air, Cara OMK di Keuskupan Maumere Menyambut Tahun Baru

6 Januari 2017
in Feature
Reading Time: 1 min read
Tanam Pohon di Mata Air, Cara OMK di Keuskupan Maumere Menyambut Tahun Baru

Dalam foto ini tampak sejumlah kaum muda di Desa Bu Selatan menanam pohon di sekitar mata air. (Foto: Herry Naif)

Katoliknews.com – Menyambut Tahun Baru 2017, warga Desa Bu Selatan, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka memilih menggelar aksi penghijauan di sekitar mata air.

Kegiatan ini diikuti oleh Orang Muda Katolik (OMK) dari enam stasi di Paroki Nuaria, Keuskupan Maumere; para mahasiswa dan warga desa lainnya.

Berlokasi di dua mata air, yaitu Lawo Lowo dan Lowo Se, mereka menanam ribuan stek pohon beringin dan dadap, dua jenis pohon yang dipercaya sebagai pelindung mata air.

Ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan orang muda di desa itu yang berpusat di Aula Kapela Stasi Woloara.

Selain aksi penghijauan, kegiatan bertema “Bersama Dalam Iman Menuju Masa Depan yang Berintegritas Kristiani” yang berlangsung pada Senin-Selasa, 2-3 Januari 2017 itu juga diisi dengan pentas seni, api unggun rohani dan seminar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit HIV/AIDS,

Baca Juga

Menolak Kehormatan Jadi Kardinal, Uskup Paskalis Pilih Terus Dekat dengan Umat

Kisah Jein dan Joi, Kakak-Beradik yang Hidup Telantar Ditinggal Orang Tua

“Kapel Berdebu, Batu dan Kayu Jadi Kursi, Nginap di Ruang Sekolah”; Cerita Frater Asal Indonesia Melayani Paskah di Pedalaman Meksiko

Jesuit Hadir di Tengah Korban Topan di Malawi

Acara ini difasilitasi oleh Pemerintah Desa Bu Selatan, bekerja sama dengan Paroki Nuaria, dan organisasi Wahana Tani Mandiri (WTM).

Usai kegiatan penghijauan, diadakan pentas seni yang ditutup dengan Perayaan Ekaristi oleh Romo Luciano Neo Wio OCarm.

Dalam kotbahnya, ia menegaskan bahwa Gereja perlu melindungi alam ciptaan agar bisa diwariskan kepada generasi penerus.

Ia juga menyatakan, penyelamatan lingkungan merupakan wujud upaya menjaga keutuhan ciptaan Tuhan, di tengah situasi dunia saat ini yang dilanda perubahan iklim.

“Tentunya, fakta ini akan berdampak buruk bagi generasi berikut,” kata Pastor Paroki Nuaria ini.

Sementara itu, Sipri Dulle, Kepala Desa Bu Selatan menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat kebersamaan, khususnya bagi kaum muda se-Paroki Nuaria serta memupuk rasa cinta terhadap lingkungan.

Senada dengan itu, Alex, Koordinator Advokasi Pertanian WTM mengatakan, dengan melakukan penghijauan di mata air, “maka kita melestarikan ekologi dan mempertahankan ketersediaan mata air.”

“Karena air adalah kebutuhan yang paling mutlak bagi kehidupan. Jadi, merawat dan menghijaukan mata air sama halnya anda menghapus air mata,” tegasnya.

Floresa.co/Katoliknews

Tags: Keuskupan MaumereOMK
SendShare52Tweet20Send
Next Post
Uskup Agung Kupang: Mari Kembangkan Gaya Hidup Tanpa Kekerasan

Uskup Agung Kupang: Mari Kembangkan Gaya Hidup Tanpa Kekerasan

Kehadiran McDonald’s di Dekat Basilika St Petrus Picu Pro dan Kontra

Kehadiran McDonald’s di Dekat Basilika St Petrus Picu Pro dan Kontra

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net