Selasa, Juni 23, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita

Gereja Katolik Filipina Kecam Cara Pemerintah Melawan Narkoba

28 Agustus 2017
in Berita, Dunia
Reading Time: 2 mins read
Gereja Katolik Filipina Kecam Cara Pemerintah Melawan Narkoba

Presiden Duterte

Katoliknews.com –  Pimpinan Gereja Katolik Filipina, Kardinal Luis Antonio Tagle, mengecam operasi pemberantasan pengedaran narkoba dengan menembak mati para tersangka pengedarnya.

Seperti dilansri bbc.com, Minggu 20 Agustus lalu, Kardinal Tagle mengatakan bahwa ‘mereka yang dibunuh adalah orang-orang tidak berdaya’.

Kepolisian mengatakan sejak Presiden Rodrigo Duterte meluncurkan kampanye melawan pengedar narkoba 14 bulan lalu, sekitar 3.500 orang tewas dibunuh.

Namun para pegiat hak asasi berpendapat bahwa jumlah korban jiwa yang sebenarnya jauh lebih tinggi dan beberapa yang menjadi sasaran adalah orang yang tidak berdosa.

Pekan lalu saja, sebanyak 58 orang tersangka pengedar narkoba dibunuh dan dilaporkan dalam satu hari, Selasa 15 Agustus 2017 polisi Filipina menembak mati 32 tersangka pengedar narkoba di Provinsi Bulachan.

Baca Juga

Lawatan Paus ke Spanyol: Ini Jawabannya Ketika Ditanya Dukung Madrid atau Barcelona?

Gebrakan Paus Leo XIV: Tunjuk Perempuan Awam Kepalai Dikasteri di Vatikan

Gereja Katolik di Papua Hangus Terbakar, Polisi Sebut Dipicu Lilin yang Lupa Dipadamkan

Paus Leo Rilis Ensiklik Perdananya, ‘Magnifica Humanitas’, yang Menyerukan Pelucutan Senjata AI

Salah seorang yang mati ditembak adalah remaja pria berusia 17 tahun, Kian Delos Santos. Polisi mengatakan dia ditembak di kota Caloocan karena lebih dulu menembak ke arah mereka.

Namun rekaman kamera pengawas yang muncul belakangan memperlihatkan dia ditarik oleh dua aparat polisi, yang menimbulkan pertanyaan tentang suasana saat penembakan.

Kepala Kepolisian Caloocan sudah diberhentikan sementara waktu untuk menunggu penyelidikan dan para pendukung Presiden Duterte di Senat sudah mengusulkan resolusi untuk mengecam pembunuhan itu.

Hari Minggu 20 Agustus 2017, di tengah-tengah berkembangnya kemarahan warga atas penembakan remaja itu, Kardinal Tagle mengeluarkan pernyataan yang dibacakan saat misa di semua gereja di ibukota Manila.

“Kita mengetuk kesadaran mereka yang membunuh orang-orang yang tidak berdaya, khususnya mereka yang menutup mukanya, untuk menghentikan terbuangnya jiwa manusia.”

“Masalah narkoba gelap seharusnya dibatasi sebagai masalah politik atau kriminal. Hal itu menjadi keprihatinan kemanusiaan yang mempengaruhi kita semua,” tambahnya.

Filipina merupakan negara yang memiliki penganut Katolik terbesar di Asia, dengan sekitar 85% lebih dari total 103 juta penduduk Filipina.

Akhir tahun lalu Gereja Katolik Filipina juga menyerukan agar operasi berdarah itu dihentikan namun ditanggapi Presiden Duterte dengan mencerca para pemuka senior Katolik.

Belum ada komentar dari Presiden Duterte atas kritik terbaru gereja ini.

Hari Minggu, sejumlah warga Manila menggelar pemakaman Leover Miranda, yang ditembak mati pada awal Agustus. Mereka yakin korban tidak terlibat dalam perdagangan narkoba.

Saat pemakaman, para anggota keluarganya dan penduka menggenakan kaus bertuliskan ‘Bunuh narkoba, jangan orang’.

“Ini bukan cara yang benar,” kata ibunya, Elvira Miranda. “Mereka bisa menaruhnya di penjara, jadi kenapa harus membunuhnya? Itu pertanyaan saya kepada presiden.”

Kelompok pegiat hak asasi menuduh polisi Filipina merencanakan pembunuhan di luar hukum dan dalam beberapa kasus mengambil keuntungan. Namun polisi menegaskan korban ditembak mati karena melawan petugas -penjelasan yang diragukan sejumlah pihak.

Bulan Januari, Presiden Duterte sempat menghentikan operasi berdarah ini karena ingin ‘membersihkan’ kepolisian dan menata ulang unit antinarkoba namun dilanjutkan kembali pada Maret.

bbc.com/j-aR/Katoliknews

Tags: gereja katolik filipinakatoliknewsOperasi Narkoba
SendShare41Tweet16Send
Next Post
Gelar Konferensi Nasional, Umat Katolik Indonesia Tegaskan Komitmen Jaga Pancasila

Sejarah Awal Gereja Katolik Indonesia

Masyarakat Manado Se-Jabodetabek Rayakan Misa Bersama Mgr. Rolly Untu

Masyarakat Manado Se-Jabodetabek Rayakan Misa Bersama Mgr. Rolly Untu

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net