Minggu, Juni 21, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Gereja di Filipina Didesak Bangun Panti Rehabilitasi Pecandu Narkoba

19 Agustus 2016
in Dunia, Headline
Reading Time: 1 min read
Gereja di Filipina Didesak Bangun Panti Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Katoliknews.com – Gereja di Filipina didesak untuk membangun panti rehabilitasi bagi pecandu narkoba menyusul gentingnya persoalan narkoba yang sudah membunuh ribuan orang di negara itu.

Sebagaimana dilansir Ucanews.com, pada Kamis 18 Agustus Uskup Agung Cayagan de Oro, Mindanao, Mgr Antonius Ladesma mengatakan, Gereja Katolik Filipina mesti segera melakukan pencegahan.

“Sebagai Gereja, kita tidak bisa acuh tak acuh terhadap kenyataan memilukan ini,” kata Mgr Ladesma.

Ia melanjutkan, masalah narkoba di Filipina telah telah menjadi bencana besar dan sangat darurat.

Hal itu, kata dia, seperti wabah penyakit yang menimpa seluruh masyarakat.

Baca Juga

Menjadi Saksi Tuhan yang Militan

Lawatan Paus ke Spanyol: Ini Jawabannya Ketika Ditanya Dukung Madrid atau Barcelona?

Gebrakan Paus Leo XIV: Tunjuk Perempuan Awam Kepalai Dikasteri di Vatikan

Gereja Katolik di Papua Hangus Terbakar, Polisi Sebut Dipicu Lilin yang Lupa Dipadamkan

Sebagai solusinya, ia meminta para imam di Keuskupan Agung tersebut agar membuka beberapa ruangan yang ada, seperti gereja dan ruang paroki untuk dijadikan tempat pelaksanaan program pemulihan berbasis masyarakat.

“Gereja dengan kharismanya dalam hal moral dan spiritual dapat menjadi oasis yang aman, doa, refleksi dan berbagi melalui retret dan rekoleksi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Uskup Laoag, Mgr Renato Mayugba juga mendesak Gereja Katolik Filipina untuk segera membangun rehabilitasi bagi para pecandu narkoba.

Namun ia mengatakan bahwa sangat sulit bagi sebuah paroki atau keuskupan mendirikan sebuah pusat rehabilitasi.

“Program rehabilitasi membutuhkan tenaga medis dan juga dana yang sangat besar,” kata Mgr Mayugba.

Ia juga menjelaskan bahwa program ini adalah program yang sangat besar, jadi sangat membutuhkan kerja sama lintas paroki dan keuskupan.

Saat ini, Filipina hanya memiliki 45 pusat pengobatan dan rehabilitasi bagi pecandu narkoba, 18 di antaranya milik pemerintah dengan total jumlah tempat tidur hanya 1.670 buah dan 27 lainnya milik swasta yang didanai pemerintah, dengan total jumlah tempat tidur  hanya sebanyak 1.546 buah.

Yohanes Trisno/Katoliknews

SendShare27Tweet13Send
Next Post
Komisi Seminari KWI Gelar Lokakarya dengan Pembina TOR

Komisi Seminari KWI Gelar Lokakarya dengan Pembina TOR

Menakar Konflik Pertambangan

Menakar Konflik Pertambangan

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net