Jumat, April 17, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Dunia

Saudara Kembar Jadi Imam, Ditahbiskan di Hari yang Sama

11 Juni 2019
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
Saudara Kembar Jadi Imam, Ditahbiskan di Hari yang Sama

Giacomo dan Davide Crespi, suadara kembar yang sama-sama menjadi imam. (Foto: Ist)

Katoliknews – Dua saudara kembar di Italia memutuskan untuk hidup selibat. Giacomo dan Davide Crespi, nama dua saudara tersebut, sudah ditahbiskan menjadi imam pada 25 Mei 2019 lalu oleh Mgr Gianfranco Agostino Gardin di Keuskupan Treviso, Italia Utara.

Seperti dikutip dari Aleteia.org, saat diwawancarai oleh Famiglia Cristiana beberapa waktu lalu Giacomo menceritakan, di usia 11 tahun, keduanya dan beberapa teman kelas sempat berkenalan dengan seorang imam dari Seminari Treviso.

Namun, kata dia, saat itu ia dan David sama sekali tidak pernah berpikir untuk menjadi imam.

“Sebenarnya, di usia 11 tahun, kamu tidak pernah menanyai diri bakal menjadi imam atau tidak. Mungkin sedikit, tapi itu seperti sebuah perjalanan baru,” kata Giacomo.

“Lalu seiring pertumbuhan usia, kami akhirnya sampai pada waktu dimana kami memulai bagian yang berbeda, lalu mulai belajar teologi hingga memutuskan jadi imam,” ujarnya.

Baca Juga

Biarawati-Dokter Pemenang Penghargaan Magsaysay Tutup Usia

Trump Menolak Berdamai dengan Paus Leo XIV: Gedung Putih dan Vatikan Memanas

Kardinal Müller dan Schönborn: Penahbisan Perempuan dalam Gereja Katolik itu Mustahil

Paus Fransiskus Buka Jalan Beri Gelar Santo bagi Beato Carlo Acutis

Namun Giacomo menegaskan bahwa kemantapan dirinya dan David untuk menjadi imam berjalan secara personal, otonom dan bebas.

“Saudaraku David dan saya tidak pernah saling bertanya ‘apa yang akan kami lakukan soal ini?’ Kami hanya secara sederhana membagikan cerita soal jalan yang sama ini,” katanya.

Lantas, usai memimpin misa perdana di paroki mereka bertugas, Giacomo sempat mengucapkan terima kasih untuk David yang menurutnya menjadi salah satu kekuatannya menjadi imam.

“Terima kasih, karena bagi saya, kamu adalah seorang saudara, kembaranku, temanku di jalanan, dan temanku yang sejati,” katanya.

Tak hanya itu, Giacomo juga mengatakan pilihan mereka menjadi imam mendapat dukungan kuat dari kedua orangtua, Agnese dan Giampietro, hingga dua saudarinya, Irene dan maria.

 “Melalui tahun-tahun belakangan ini, kami selalu merasa bahwa kami tidak sendiri, bahwa kami ditemani secara terus menerus oleh orangtua kami. Terima kasih untuk jawaban ‘iya’ pertama kali dari mereka dan kesaksian mereka, kami sudah lama bisa mengatakan kata ‘iya’ di setiap jalan yang kami pilih,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan lain David mengatakan di akhir perjalanan yang membawanya menjadi imam, ia merasa kesediaannya menjadi pelayan Tuhan telah membawa kedamaian besar dalam hidupnya dan keluarga.

SendShare76Tweet31Send
Next Post
Divonis Mati Karena Tudingan Hina Agama Islam, Suami Isteri Kristen di Pakistan Ajukan Banding

Divonis Mati Karena Tudingan Hina Agama Islam, Suami Isteri Kristen di Pakistan Ajukan Banding

Kisah Perempuan Muslim: Semula Melihat Selibat Menyalahi Kodrat, Pandangan Itu Berubah Total Pasca Mewawancarai Pastor

Kisah Perempuan Muslim: Semula Melihat Selibat Menyalahi Kodrat, Pandangan Itu Berubah Total Pasca Mewawancarai Pastor

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net