Rabu, April 15, 2026
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif
Berita Terkait Gereja Katolik
No Result
View All Result
Home Berita Vatikan

Simbol Ketaatan dan Kesatuan dengan Tahta Suci, 36 Uskup Indonesia Temui Paus Fransiskus

12 Juni 2019
in Vatikan
Reading Time: 2 mins read
Simbol Ketaatan dan Kesatuan dengan Tahta Suci, 36 Uskup Indonesia Temui Paus Fransiskus

Dalam foto ini tampak Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko; Uskup Bandung. Mgr Antonius Subianto Bunjamin dan Uskup Bogor, Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM sedang berada di Vatikan dalam kunjungan ad limina, di mana mereka mengadakan pertemuan dengan Paus Fransiskus. (Foto: Instagram Mgr Robertus Rubiyatmoko)

Katoliknews.com – Para uskup dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) bertandang ke Vatikan dalam kunjungan selama beberapa hari yang menjadi simbol ketaatan dan kesatuan mereka dengan Tahta Suci.

Ada 36 uskup yang hadir dalam kunjungan yang berlangsung pada 8-16 Juni 2019 ini, kecuali Uskup Jayapura, Mgr Leo Laba Ladjar OFM yang berhalangan.

Kunjungan lima tahunan yang disebut Ad Limina ini menjadi kegiatan rutin para uskup.

Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko dalam unggahan pribadinya di instagram mengajak umat Katolik Indonesia untuk berdoa bagi kelancaran pertemuan ini.

Dalam salah satu unggahannya saat pertemuan dengan dengan Kongregasi untuk Religius di Roma pada 10 Juni, ia menulis “Indonesia dicatat sebagai negara yang subur dengan panggilan, meskipun orang katolik minoritas. Syukur pada Tuhan…”

Baca Juga

Paus: Kita Memiliki Kewajiban Moral untuk Melindungi Warga Sipil dari Dampak Mengerikan Perang

Carlo Acutis dan 14 Beato Diberi Gelar Santo/Santa

Vatikan Rilis Logo dan Moto Kunjungan Paus ke Indonesia dan Sejumlah Negara di Asia Tenggara

Paus kepada para Pastor Paroki: Gereja Tidak Dapat Berjalan tanpa Pengabdian Anda

Seperti dilansir Hidupkatolik.com, kunjungan Ad Limina mengambil nama dari praktik ziarah kuno ad limina apostolorum yang secara harafiah berarti ‘hingga ke ambang (atau makam) St. Petrus dan Paulus di Roma.’ 

Para uskup diharuskan melakukan kunjungan ini setiap lima tahun, sebagai tanda persekutuan dengan Takhta Suci serta untuk melaporkan kondisi keuskupan masing-masing. Jika terdapat alasan serius yang menghalangi salah satu uskup untuk melakukan kunjungan ad limina, uskup bersangkutan dapat mengirim co-adjutor atau delegasi resmi lainnya.

Pada umumnya, selama kunjungan ad limina, uskup akan melakukan sejumlah hal, seperti mengunjungi makam Santo Petrus dan Paulus dan beraudiensi dengan Paus, di mana mereka memperbarui janji tentang pengabdiannya kepada Takhta Suci, menyampaikan laporan tertulis tentang keadaan keuskupannya yang disampaikan kepada Sekretariat Negara dan Kongregasi untuk Para Uskup dan Paus lalu berbicara langsung kepada uskup untuk menawarkan perspektifnya tentang tantangan yang dihadapi Gereja di keuskupan itu.

Kunjungan Ad Limina terakhir para uskup berlangsung pada 2011. Dengan demikian kunjungan tahun ini telat tiga tahun, karena seharusnya kunjungan dilakukan pada 2016, demikian menurut Mgr Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak, seperti dikutip oleh website Keuskupan Agung Pontianak.

Tags: ad liminaMgr Robertus RubiyatmokoPaus Fransiskus
SendShare96Tweet60Send
Next Post
Paus Fransiskus: Jangan Jual Rahmat Tuhan

Paus Fransiskus: Jangan Jual Rahmat Tuhan

Khawatir dengan Dampak RUU Ekstradisi, Pastor Asal Indonesia Ikut Demo di Hong Kong

Khawatir dengan Dampak RUU Ekstradisi, Pastor Asal Indonesia Ikut Demo di Hong Kong

Discussion about this post

  • Tentang Kami
  • Kirim Tulisan
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan dan Partner
  • Kontak
redaksi.katoliknews@gmail.com

© 2026 - Katoliknews.net

No Result
View All Result
  • Nusantara
  • Dunia
  • Vatikan
  • Sosok
  • Opini
  • Katekese
  • Inspiratif

© 2026 - Katoliknews.net